Karawang, TELUSURBISNIS.COM — Kabupaten Karawang menandai peringatan Hari Koperasi ke-78 dengan langkah besar: pengukuhan 309 koperasi desa/kelurahan Merah Putih. Acara yang digelar Sabtu pagi 19 Juli 2025 di Lapang Karangpawitan ini tak sekadar seremoni, melainkan tonggak penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Mengusung semangat “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur”, pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh, didampingi Wakil Bupati H. Maslani. Ratusan pengurus koperasi tampak antusias menyambut momen tersebut, yang juga menjadi pembuka resmi rangkaian perayaan Hari Koperasi tahun ini di Karawang.
“Begitu dikukuhkan, kami langsung bisa mulai bekerja dan bergerak di lapangan,” ujar H. Asep Mulyana, Ketua Koperasi Merah Putih Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur.
Menurut Asep, kehadiran 309 koperasi ini adalah bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Ia menegaskan, koperasi bukan hanya soal usaha, tetapi juga tentang semangat gotong royong dan solidaritas ekonomi.
“Koperasi adalah jembatan antara pelaku usaha besar dan masyarakat kecil. Ia hidup dari rakyat, untuk rakyat,” tegas Asep.
Bupati Aep Syaepuloh sebelumnya menyampaikan harapan besar agar koperasi-koperasi ini bisa tumbuh menjadi pilar ekonomi yang kokoh dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang. Visi tersebut diamini oleh para pengurus koperasi yang hadir, termasuk Asep yang menyebut koperasi sebagai “wujud nyata dari ekonomi berbasis rakyat”.
“Dengan pengukuhan ini, Karawang mengirimkan pesan kuat, bahwa pemerataan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi harus dimulai dari akar rumput. Dan koperasi menjadi kendaraan utamanya,” kata H. Asep Mulyana.
Berikut adalah versi yang sudah dirombak total menjadi naskah berita online modern yang unik, bernada optimistis, dan mudah dicerna pembaca digital:
Bupati Karawang: Koperasi Adalah Jembatan Ekonomi Rakyat dan Industri
Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyerukan pentingnya koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang mampu menjembatani kesenjangan antara industri besar dan masyarakat kecil.
“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tapi semangat kemandirian dan solidaritas,” tegas Aep dalam sambutannya, di Lapang Karangpawitan.
Karawang yang dikenal sebagai rumah bagi kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara, menurut Aep, punya peluang emas untuk mengembangkan model ekonomi berbasis koperasi.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha besar dengan koperasi lokal agar manfaat ekonomi bisa dirasakan secara lebih merata.
“Koperasi bisa jadi penghubung antara industri raksasa dan masyarakat akar rumput,” katanya.
Menutup sambutannya, Aep mengutip Bung Hatta, sang Bapak Koperasi Indonesia: “Koperasi adalah jalan menuju kesejahteraan. Dirgahayu koperasi Indonesia ke-78, mari bangkit bersama untuk negeri yang lebih adil dan makmur.”
Komitmen Hijau dan Hadiah untuk Rakyat
Acara ini juga dihadiri berbagai tokoh penting Karawang, kepala dinas koperasi, perwakilan kecamatan dari seluruh wilayah, hingga elemen masyarakat yang peduli pada gerakan koperasi. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen kolektif dalam membesarkan koperasi di tengah tantangan zaman.
Salah satu momen simbolis yang menarik perhatian adalah penyerahan bibit pohon kepada perwakilan perusahaan koperasi yang baru dikukuhkan.
Bibit diserahkan langsung oleh Bupati Aep sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan hijau dan pembangunan berkelanjutan berbasis koperasi.
Sebagai penutup, suasana kian semarak saat doorprize dibagikan kepada peserta. Antusiasme warga pun meledak, menambah keceriaan dalam perayaan hari koperasi yang bukan hanya formal, tapi juga merakyat. ***


