Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Geger, sesosok mayat berjenis kelamin pria, ditemukan di bawah jembatan Sekarwangi, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada hari Senin siang (28/7/2025).
Jasad tersebut sudah keadaan membusuk serta sebagian tubuh korban sudah tinggal tulang belulang.
Keterangan dari Lurah Cibadak, Ridwan Kurniawan, penemuan mayat dilaporkan oleh warga kepada pengurus RT/RW, lalu dilaporkan ke pihak kelurahan, kecamatan, sampai ke aparat kepolisian, termasuk BPBD dan puskesmas.
Tim gabungan tiba di lokasi TKP sekitar pukul 12.35 WIB, dan segera melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan awal saat dilokasi, ujar Ridwan, keadaan sosok korban (mayat) itu telah rusak berat.
“Kepala korban hanya tinggal tengkorak, kemungkinan besar jasad sudah lama meninggal di bwwah kolong jembatan tersebut, akan tetapi nanti bisa di buktikan setelah adanya hasil dari autopsi,” ujar beliau kepada awak media saat di konfirmasi Selasa (29/7/2025).
Lebih lanjut jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Sekarwangi guna keperluan autopsi. Tentang indentitas korban dari pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam, lalu ia menuturkan bahwa beberapa hari yang lalu terjadi insiden kecelakaan di sekitar lokasi, saat itu salah satu korban dikabarkan belum ditemukan.
“Bisa jadi ada kemungkinan besar ini ada kaitannya, tapi kita masih menunggu laporan dari pihak kepolisian sebab masih dalam penyelidikan”, ucapnya. Sementara itu dari pihak keluarga korban dan temannya sudah ada yang datang ke lokasi saat itu.
Sementara dilihat dari ciri-ciri korban diperkirakan sekitar umur 30 samoai 40 tahun, dengan mengenakan baju hitam bercorak putih serta celana panjang jeans, lalu di pergelangan tangan nampak ada rantai yang biasa digunakan laki-laki, untuk dompet korban sendiri sudah ditemukan di lokasi TKP serta sudah di amankan oleh pihak berwajib guna pemeriksaan identifikasi korban.
Asmadi seorang pemulung yang pertama kali menemukan sosok.mayat tersebut merasa kaget dan terkejut, Asmadi tinggal di Karangtengah, ia menceritakan saat ia turun ke bawah jembatan untuk mencari barang rongsokan, ia gemetar melihat sosok mayat yang dikiranya boneka.
“Saya belum sempat ambil rongsokan, kaget melihat ada kaki, saya berpikir iti adalah boneka, ternyata kaki manusia, saya langsung lari, memberitahu warga,” ucapnya.
Asmadi menuturkan bahwa posisi jenazah saat itu keadaan telungkup, “Bau sih, tetapi tdak terlalu, keadaan kakinya masih utuh, untuk kepala korban saya tidak lihat,” ucapnya. ***
