Kadis PMD Jawa Barat Hadir di Desa Purwasari Cicurug Sukabumi

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Drs. Mochamad Ade Afriandi, M.T., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat.bersama rombongan dari Bandung, hadir di acara kunjungan kerja Bupati Sukabumi Asep Japar, di Bodogol Farm, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukanumi, pada Kamis (28/8/202.

Kehadiran ini dalam acara Desa berkinerja baik dalam pelaksanaan Konvergensi Pencagahan dan Percapatan Penurunan Stunting Tingkat Propinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Lebih lanjut Ade berkomentar, sangat menyokong dengan adanya “Stunting Education Center” yang di Desa Pirwasari, ini suatu bukti bahwa Desa Purwasari yang terdepan dalam pemberantasan Stunting yang ada di Jawa Barat.

Ia menambahkan, dengan berdirinya Stunting Education ini para ibu-ibu bisa saling bertukar informasi serta masak memasak yang membuat mereka betah dan anak-anaknya bisa bermain dengan gembira karena area bermain bagi mereka di sediakan serta edukasi juga ada.

Dengan adanya semua ini adalah suatu trobosan bagi Desa Purwasari yang cukup baik, oleh karena itu kami dari Pemerintahan Provinsi Jawa Barat berkenan apa yang dilakukan oleh Desa Purwasari ini menjadi contoh juga serta di Desa-desa yang lain bisa sama atau modifikasi, itulah bagian dari kami untuk menyebar luaskan terobosan-terobosan terkait Stunting.

Ternyata didalamnya bukan hanya saja masalah Stunting saja, tetapi didalamnya ada masalah untuk remaja atau pemuda yang terkena narkoba ini juga bagian didalam Education Center ini, akhirnya melebar yang tadinya berbicara Stunting.

Disini.juga ada ketahanan pangan seperti adanya kandang kambing dan domba yang di kelola oleh kelimpok masyarakat dan para pemuda yang tadinya bermasalah dengan narkoba, kami dari Pengrov saat ini hadir dalam tahap penilain kinerja Desa dan kelurahan.juga dikenal dengan nama ” Anugerah Gapura Sri Baduga” diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat.

“Yang artinya program evaluasi kinerja dan apresiasi untuk desa dan kelurahan di Jawa Barat, yang menilai kinerja dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik, serta mendorong inovasi dan partisipasi warga,” ujar Ade menutup wawancaranya.  ***

Share This Article
Leave a comment