Karawang, TELUSURBISNIS.COM – Di tengah persaingan ketat industri perhotelan di kawasan industri Karawang, Resinda Hotel memilih jalur berbeda: kuliner. Hotel bintang lima ini meluncurkan program spesial bertajuk Four Arms Chef, sebuah panggung kolaborasi dua juru masak ternama, Chef Norman Ismail dan Chef Arif Wicaksono, yang menghadirkan pengalaman semi fine dining bercita rasa Nusantara.
Bukan sekadar acara makan malam, Four Arms Chef diposisikan sebagai strategi bisnis untuk mengangkat brand hotel sekaligus memperkuat daya tarik Karawang sebagai kota industri dengan potensi gaya hidup premium.
Menurut Fajri, Head of Marketing Communication Resinda Hotel, ide ini lahir dari kebutuhan menghadirkan sesuatu yang berbeda.
“Awalnya kami mencari figur chef yang punya daya tarik kuat. Chef Norman dengan rekam jejak internasional dan pengalaman tampil di televisi memberi warna baru, sementara Chef Arif menjadi wajah kuliner Resinda itu sendiri,” jelasnya, Selasa 30 September 2025.
Kolaborasi ini menciptakan menu lintas daerah, dari Sumatera hingga Sulawesi, namun dikemas dalam presentasi elegan ala fine dining.
Salah satu menu yang menyita perhatian adalah bola ubi cakalang khas Sulawesi, yang tampil sederhana tapi sarat karakter, menyerupai panada dengan isian daging ikan cakalang suwir.
Menggandeng Pasar Ekspatriat
Konsep semi fine dining Nusantara ini ternyata sukses memikat tamu. Dari 58 peserta yang hadir, sebagian merupakan ekspatriat yang bekerja di Karawang. Mereka memuji perpaduan rasa lokal dengan penyajian modern, sebuah pengalaman gastronomi yang jarang ditemukan di kota industri.
“Kami memang sengaja tidak memberikan dress code agar suasananya formal tapi tetap santai. Tujuan utama kami adalah membuat tamu merasa nyaman, apalagi banyak dari mereka adalah pebisnis dan ekspatriat,” kata Fajri.
Gastronomi Sebagai Nilai Tambah Bisnis
Bagi Resinda, acara ini bukan sekadar perayaan kuliner, tetapi langkah strategis membangun positioning hotel sebagai hub lifestyle dan bisnis di Karawang.
Acara tersebut sukses digelar pada Sabtu 27 September 2025. Dengan lokasinya yang strategis di dekat kawasan industri, Resinda melihat peluang menjadikan kuliner sebagai daya tarik tambahan bagi tamu korporasi maupun wisatawan bisnis.
Ke depan, hotel ini berencana menghadirkan lebih banyak kolaborasi chef untuk menjaga eksklusivitas sekaligus memperluas jangkauan pasar.
“Inovasi kuliner menjadi pintu masuk baru bagi kami untuk menciptakan loyalitas konsumen, terutama di pasar ekspatriat dan korporasi,” ungkap Fajri.
Dengan Four Arms Chef, Resinda Hotel Karawang seakan mengirim sinyal bahwa bisnis perhotelan di kawasan industri tak melulu soal kamar dan ruang rapat.
Gastronomi kini menjadi bahasa baru untuk membangun relasi, menciptakan pengalaman, dan tentu saja, memperkuat brand di mata pasar premium. ***


