Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Bagi pencinta kuliner, Sukabumi bukan hanya terkenal dengan panorama alamnya yang memikat, tetapi juga deretan camilan khas yang menggugah selera. Selain surabi, mochi, dan bandros, ada satu camilan berbahan dasar singkong yang kini makin digemari: Enye.
Enye adalah camilan renyah gurih mirip keripik, yang kerap dijadikan oleh-oleh khas Sukabumi. Salah satu pengrajin yang sukses mengembangkan usaha ini adalah Mim Hamimah (52), warga Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Mim mulai merintis bisnis enye sejak tahun 2007. Dari usaha yang awalnya berskala rumahan, kini ia bisa meraup omzet hingga Rp8 juta per bulan. “Alhamdulillah, dari singkong bisa menjadi rezeki yang bermanfaat. Sekarang saya sudah punya empat tempat produksi dengan 16 pekerja,” ujarnya saat ditemui, Kamis (2/10/2025).
Singkong sebagai bahan baku utama cukup melimpah di Sukabumi. Hal ini membuat produksi enye relatif stabil dan mudah dijalankan. Tak berhenti di situ, Mim berencana memperluas usahanya dengan memproduksi camilan lain, yaitu lantak atau keripik pisang.
Kisah Mim Hamimah menjadi bukti bahwa camilan tradisional tak hanya mampu memanjakan lidah wisatawan, tetapi juga bisa membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. ***


