Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM — Kondisi siswa SMK Teknika Cisaat, jurusan Teknik Mesin kelas XII, yang menjadi korban pembacokan di Jalan Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Senin (20/10/2025) pagi, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sekarwangi.
Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Deri Muhammad Jamil, menjelaskan bahwa luka yang diderita korban tergolong berat, terutama di bagian wajah.
“Lukanya cukup besar di sisi kanan wajah, sejajar dengan mata dan telinga, bahkan sampai menyebabkan patah tulang. Saat saya menjenguk di rumah sakit, korban sudah mendapat penanganan medis dan sedang menunggu hasil pemeriksaan untuk tindakan operasi,” ujar Deri kepada wartawan, Selasa (21/10/2025).
Menurut Deri, keluarga korban yang berdomisili di Kecamatan Nagrak terus memberikan perhatian penuh terhadap kondisi anaknya.
“Banyak keluarga datang menjenguk di IGD. Kami dari pihak sekolah juga mendampingi, baik di rumah sakit maupun dalam proses pelaporan ke kepolisian,” tambahnya.
Deri menyebut, korban dikenal sebagai siswa yang rajin dan berperilaku baik di sekolah.
“Anaknya aktif di kelas dan tidak pernah terlibat masalah. Dari catatan sekolah, tidak ada konflik dengan siapa pun,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah telah memberikan imbauan kepada seluruh siswa agar lebih berhati-hati saat berangkat maupun pulang sekolah.
“Kami sudah mengingatkan melalui grup wali kelas agar siswa tetap waspada, tertib berlalu lintas, menggunakan helm, dan tidak menonjolkan atribut sekolah di jalan,” ujar Deri.
Ia juga menegaskan, sekolah berkomitmen menjaga situasi agar tetap kondusif dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas sumbernya.
“Kami minta semua siswa tidak menuduh atau mencurigai pihak lain sebelum ada kepastian. Kami percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini,” tutupnya.


