Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM — Polisi akhirnya mengungkap motif di balik aksi pembacokan yang dilakukan remaja berinisial MR (18) terhadap siswa SMK AG (17) di Jalan Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin pagi, 20 Oktober 2025.
Meski sempat diduga karena persoalan pribadi, penyelidikan mengungkap fakta lain. MR ternyata tak mengenal AG sama sekali. Namun, pelaku menyimpan dendam lama terhadap siswa dari sekolah yang sama dengan korban.
“Pelaku mengaku pernah mengalami kekerasan serupa oleh siswa dari sekolah itu. Aksi pembacokan dilakukan sebagai bentuk pelampiasan,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Samian dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Kamis, 23 Oktober 2025.
Menurut Samian, MR salah sasaran. Ia membacok AG hanya karena korban berasal dari sekolah yang sama dengan pelaku yang dulu melukainya.
“Hingga pelaku berniat balas dendam, tapi sasarannya bukan pelaku yang dulu membacoknya. Ia menyerang teman-teman yang kebetulan satu sekolah,” kata Samian.
Kapolres menegaskan, aksi kekerasan apa pun—apalagi dilakukan oleh pelajar—tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun. Ia mengimbau para siswa untuk menjauhi tawuran dan lebih fokus menata masa depan.
“Kami tekankan kepada siswa-siswi agar mematuhi aturan sekolah, fokus belajar, dan tidak terjebak dalam tindakan kekerasan yang hanya merugikan diri sendiri serta orang tua,” ujarnya.
Beruntung, korban AG selamat. Ia kini tengah dalam proses pemulihan dan kondisinya berangsur membaik setelah menjalani perawatan medis.
“Alhamdulillah, kondisi korban sudah mulai membaik,” tutur Samian menutup pernyataan. ***
