Karawang, TELUSURBISNIS.COM — Dua desa di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, bersiap menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) elektronik atau e-voting pada penghujung tahun ini.
Camat Kotabaru Hj. Idah Hamidah, SE memastikan pelaksanaan Pilkades digital tersebut akan berjalan efektif, efisien, dan transparan. Dua desa yang menjadi pelaksana uji coba sistem digital ini adalah Desa Cikampek Utara dan Desa Sarimulya.
“Alhamdulillah, Panitia 11 sudah terbentuk. Semoga menjadi ujung tombak suksesnya Pilkades di Desa Cikampek Utara dan Desa Sarimulya,” kata Idah Hamidah usai menghadiri pelantikan Panitia 11 Pilkades Cikampek Utara di aula desa setempat, beberapa hari lalu.
Menurut Idah, Pilkades tahun ini akan menggunakan inovasi e-voting, di mana setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya bisa digunakan untuk satu suara sesuai data kependudukan yang valid.
“Panitia diharapkan bisa menjaga netralitas, kejujuran, dan kondusifitas selama seluruh proses Pilkades berlangsung,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk datang ke TPS pada 28 Desember 2025 dan menggunakan hak pilihnya secara demokratis.
Sementara itu, Ketua Panitia 11 Pilkades Cikampek Utara, Mamo Darmo, melalui anggota panitia Gusti Sevta Gumilar, menjelaskan, mekanisme pemungutan suara akan menggunakan sistem hybrid, perpaduan antara metode manual dan teknologi digital.
“Ini akan jadi hal baru bagi masyarakat desa. Pemilihan dilakukan lewat teknologi digital yang telah disiapkan Pemkab Karawang,” ujar Gusti, Sabtu 25 Oktober 2025.
Selain Desa Cikampek Utara dan Sarimulya, ada tujuh desa lain di Karawang yang juga akan melaksanakan Pilkades serentak dengan sistem serupa pada Desember mendatang.
Kesembilan desa tersebut adalah: Desa Jatisari (Kecamatan Jatisari), Desa Wanakerta (Telukjambe Barat), Desa Tanjungmekar (Pakisjaya), Desa Balongsari (Rawamerta), Desa Payungsari (Pedes), Desa Cikampek Selatan (Cikampek), Desa Cikampek Utara (Kotabaru), dan Desa Sarimulya (Kotabaru).
Cikampek Utara Jadi Proyek Percontohan
Dari sembilan desa itu, Desa Cikampek Utara disebut menjadi sorotan utama karena memiliki jumlah daftar pemilih tetap (DPT) terbanyak.
“Pilkades di Cikampek Utara akan jadi proyek percontohan bagi pelaksanaan pemilihan digital di desa-desa lain,” kata Gusti.
Ia berharap penerapan sistem berbasis teknologi ini dapat berjalan tepat waktu, aman, dan lancar, sekaligus menjadi langkah awal menuju digitalisasi pemerintahan desa di masa depan.
“Semoga pelaksanaannya sesuai rencana dan tanpa kendala, agar bisa menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di Kabupaten Karawang,” tutupnya. ***


