Kementan Bongkar 250 Ton Beras Impor Asal Thailand Masuk Sabang

Bayu Aria
2 Min Read

Jakarta, TELUSURBISNIS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan beras impor ilegal asal Thailand yang masuk ke Sabang, Aceh, tanpa izin impor dari pemerintah pusat.

Pernyataan itu disampaikan menyusul temuan Kementerian Pertanian terhadap 250 ton beras. Importir yang diduga terlibat adalah PT Multazam Sabang Group (MSG).

Menurut Amran, perusahaan tersebut tetap nekat memasukkan beras meski permohonan impor mereka sebelumnya sudah ditolak.

“Kami dapat laporan sekitar jam dua siang, ada beras masuk tanpa persetujuan pusat,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu 23 November 2025.

Setelah menerima laporan, Kementan langsung berkoordinasi dengan Kapolda dan Kabareskrim untuk menyegel gudang milik PT MSG. Amran menegaskan pelakunya harus ditelusuri dan diproses.

Ia juga meminta agar seluruh beras ilegal tersebut tidak beredar di pasar Sabang. Soal apakah beras itu nantinya dikembalikan atau dimusnahkan, Amran menyerahkan pada keputusan pengadilan, namun yang pasti tidak boleh dijual.

Di sisi lain, Amran menjelaskan bahwa stok beras di Sabang sudah cukup besar, mencapai 402 ton atau kebutuhan sekitar tiga bulan. Ia kembali menegaskan bahwa Indonesia memiliki stok beras yang memadai sehingga impor tidak dibutuhkan.

Apalagi, kata Amran, Presiden Prabowo sudah menginstruksikan agar Indonesia tidak melakukan impor beras. “Kalau Panglima Tertinggi sudah melarang impor, semua harus patuh,” tegasnya. (*)

Share This Article
Leave a comment