Beternak Ayam Pedaging: Persiapan Penting untuk Panen Sehat dan Untung

Bayu Aria
3 Min Read
Ilustrasi peternak ayam pedaging memberi makan ayam ternaknya.

TELUSURBISNIS.COM – Kamu berencana beternak ayam pedaging? Sebagai pemula, persiapan adalah kunci agar usaha berjalan lancar dan menguntungkan. Langkah pertama adalah menyiapkan lokasi kandang yang ideal.

Tentu saja, harus aman dari banjir, jauh dari pemukiman padat, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Kandang ayam bisa berupa tipe panggung atau litter dengan lantai beralaskan sekam padi atau serbuk kayu. Ukuran disesuaikan dengan jumlah ayam agar pertumbuhan optimal.

Selanjutnya, pilih bibit unggul dari DOC (Day Old Chick) yang sehat, tanpa cacat fisik, dan berasal dari sumber terpercaya untuk meminimalkan risiko kematian dini. Selain itu, manajemen pakan, minum, dan kesehatan ayam harus diperhatikan sejak awal.

Gunakan pakan komersial sesuai umur ayam, pastikan air minum selalu bersih, dan tambahkan vitamin atau probiotik bila perlu. Lakukan vaksinasi dan pantau kesehatan ayam setiap hari, pisahkan yang sakit untuk mencegah penularan.

Suhu dan pencahayaan kandang juga penting, terutama pada minggu-minggu pertama, agar ayam tetap aktif dan nafsu makan terjaga.

Kebersihan kandang, pergantian litter, dan pencatatan pertumbuhan serta biaya pakan akan membantu kamu memantau performa ternak dan merencanakan strategi agar usaha tetap sehat dan menguntungkan.

Rincian Langkahnya Begini

1. Pemilihan Lokasi dan Kandang

Lokasi: Pilih tempat yang aman, tidak rawan banjir, dan jauh dari pemukiman padat agar tidak menimbulkan masalah lingkungan.

Kandang:

Bisa tipe panggung atau litter (lantai).

Sirkulasi udara harus baik, tidak lembap, tapi tetap hangat.

Lantai bisa menggunakan sekam padi atau serbuk kayu.

Ukuran disesuaikan jumlah ayam; idealnya 4 ekor/m² untuk broiler dewasa.

2. Bibit Ayam

Pilih bibit unggul, sehat, dan berasal dari DOC (Day Old Chick) yang jelas kualitasnya.

Pastikan umur DOC sesuai dan tidak cacat fisik.

3. Pakan dan Air Minum

Pakan:

Gunakan pakan komersial yang sesuai umur: starter (0–3 minggu), grower (3–5 minggu), finisher (5 minggu hingga panen).

Pastikan kualitas pakan bagus, tidak berjamur.

Air minum:

Bersih, segar, dan selalu tersedia.

Bisa ditambah vitamin atau probiotik untuk meningkatkan imun ayam.

4. Kesehatan Ayam

Lakukan vaksinasi sesuai jadwal DOC (misal vaksin ND, Gumboro, IB).

Pantau ayam tiap hari: makan, minum, dan gerakannya.

Pisahkan ayam sakit supaya tidak menular ke yang lain.

5. Penerangan dan Suhu

Ayam pedaging butuh cahaya cukup terutama saat 1–2 minggu pertama.

Suhu ideal DOC: 32–35°C, menurun perlahan sesuai umur hingga 24°C.

6. Manajemen Kandang

Bersihkan kandang rutin.

Ganti litter atau alas kandang agar tetap kering dan bebas bau.

Kontrol kelembapan dan ventilasi untuk mencegah penyakit.

7. Pencatatan dan Keuangan

Catat setiap pengeluaran dan pendapatan: pakan, vaksin, obat, bibit.

Pantau pertumbuhan ayam: berat harian, mortalitas.

Ini penting untuk evaluasi dan menentukan strategi agar untung maksimal. (*)

Share This Article
Leave a comment