Jawa Barat Optimis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6 Persen Tahun Depan

Bayu Aria
2 Min Read
Sekdaprov Jabar Herman Suryatman menyampaikan optimisnya tahun depan perekonomian Jabar meningkat 5 persen. (Ist)

Bandung, TELUSURBISNIS.COM – Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, optimistis pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada 2026 bisa mencapai 5,5–6 persen. Optimisme ini muncul karena banyaknya proyek pembangunan, terutama infrastruktur, yang siap digelar tahun depan.

“Laju pertumbuhan ekonomi kita saat ini sudah di atas rata-rata nasional, 5,2 persen. Tahun depan kami yakin bisa naik hingga 6 persen,” ujar Herman dalam Bisnis Indonesia Group (BIG) Conference, Senin 8 Desember 2025.

Menurut Herman, pertumbuhan positif ini didukung oleh pembangunan infrastruktur yang masif, meningkatnya investasi, dan penguatan produksi industri. Manfaat pembangunan ini akan terlihat nyata pada 2026, lewat serapan tenaga kerja yang lebih tinggi dan kapasitas produksi industri yang meningkat.

Selain itu, realisasi pendapatan provinsi hingga saat ini sudah mencapai 85–90 persen dari target, dan diperkirakan akan tembus lebih dari 95 persen pada akhir tahun. Belanja pemerintah daerah juga tercatat berjalan lancar.

Dari sisi perdagangan, Jawa Barat tetap mencatat surplus. Ekspor pada Oktober 2025 mencapai USD 3,36 miliar, naik 2,69 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, ekspor naik 2,31 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sektor industri mendominasi ekspor (98,69 persen), diikuti migas (0,72 persen) dan pertanian (0,58 persen). Produk kendaraan, mesin elektrik, dan mesin mekanis menjadi komoditas utama, dengan Amerika Serikat, Filipina, dan Jepang sebagai tujuan utama.

Impor Jawa Barat juga meningkat 4,13 persen pada Oktober 2025 menjadi USD 0,96 miliar. Mayoritas impor berupa bahan baku/penolong (80,97 persen), barang modal (10,75 persen), dan konsumsi (8,28 persen). Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan menjadi negara asal impor terbesar.

Dengan kondisi ini, neraca perdagangan Jawa Barat sepanjang Januari–Oktober 2025 mencatat surplus sebesar USD 22,27 miliar, terutama dari perdagangan dengan Amerika Serikat, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Singkatnya, Jawa Barat sedang berada di jalur positif untuk memperkuat ekonomi, dengan kombinasi pembangunan infrastruktur, investasi, dan ekspor yang makin solid. (*)

Share This Article
Leave a comment