Sukabumi Dikepung Banjir, Hujan Deras Dua Hari 7 Kecamatan Terendam 5 Jembatan Rusak

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read
Akibat diguyur hujan deras terus menerus sejumlah ruas jalan dan jembatan di Sukabumi mengalami kerusakan. (Prima Arno/Telusurbisnis)

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukabumi selama dua hari terakhir memicu terjadinya banjir di sejumlah wilayah. Dampaknya, berbagai infrastruktur seperti jalan, jembatan, hingga fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi melaporkan sejumlah wilayah yang mengalami bencana banjir. “Tujuh ruas jalan dan lima jembatan mengalami kerusakan,” demikian dilaporkan Selasa 16 Desember 2025, pukul 19.00 Wib.

Banjir tersebut tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Sukabumi, antara lain Parungkuda, Simpenan, Warungkiara, Cikembar, Bantargadung, Caringin, dan Gegerbitung.

Di Kecamatan Parungkuda, jembatan akses warga menuju area perkebunan di Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokkaso Landeuh, terputus setelah tergerus derasnya aliran sungai.

Sementara di Simpenan, hujan lebat menyebabkan ruas Jalan Bagbagan–Warungkiara amblas hingga satu meter dan tak bisa dilalui kendaraan roda dua. Jembatan penghubung Mekarasih–Warungkiara serta irigasi Pasir Malang juga dilaporkan rusak.

Kerusakan cukup parah juga terjadi di Kecamatan Warungkiara. Jalan Pasir Gerong–Bojonghaur amblas sepanjang sekitar 100 meter, disusul rusaknya dua jembatan akibat tanah labil dan aliran air yang deras.

Di Kecamatan Cikembar, pergerakan tanah mengancam akses jalan dan menyebabkan satu unit rumah amblas serta sejumlah bangunan lainnya dalam kondisi rawan.

Sementara itu, di Bantargadung, kerusakan terjadi pada bahu jalan kabupaten dan jalan nasional di beberapa titik. Longsor juga merusak jalan lingkungan di Kampung Peundeuy, Jaura, dan Talaga, Kecamatan Caringin, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Di Kecamatan Gegerbitung, longsor merusak TPT Jembatan Kabupaten ruas Ciengang–Cibogo hingga akses jembatan terputus.

Manager Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyampaikan bahwa data tersebut masih bersifat sementara. “Data masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring pendataan lanjutan di lapangan,” katanya, dikutip Rabu 17 Desember 2025.

Daerng juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan, mengingat curah hujan masih diperkirakan tinggi dalam beberapa hari ke depan. (Andi)

Share This Article
Leave a comment