Buruh Bangunan Tersengat Listrik Tegangan Tinggi di Sukabumi, Luka Serius

Prima Arno Meidiandi
4 Min Read
Seorang buruh bangunan bernama Nidom (48) mengalami luka serius setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat mengerjakan pembangunan rumah dua lantai di Kampung Sindanglongok

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Seorang buruh bangunan bernama Nidom (48) mengalami luka serius setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat mengerjakan pembangunan rumah dua lantai di Kampung Sindanglongok, Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban yang merupakan warga Kampung Citaritih, Desa Cibadak itu kini menjalani perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin setelah sebelumnya mendapat penanganan awal di Puskesmas Pabuaran. Kondisinya dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan positif.

Kapolsek Lengkong, AKP Awan Ridwan, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi media pada Rabu (8/4/2026). Ia menerangkan bahwa kejadian berlangsung ketika korban tengah berada di bagian atas bangunan untuk memasang papan cor.

“Korban tersetrum aliran listrik tegangan tinggi saat sedang memasang papan cor di bagian atas bangunan,” tutur AKP Awan Ridwan.

Berdasarkan keterangan dua orang saksi mata, Deris (40) dan Aris (30), insiden bermula ketika Nidom menerima papan yang dioper dari bawah. Papan tersebut kemudian diangkat ke atas kepala dalam kondisi masih basah.

Kondisi fatal tercipta seketika. Jarak antara papan yang diangkat dengan jaringan listrik tegangan tinggi di atasnya diperkirakan hanya sekitar 1,5 hingga 2 meter, terlalu dekat untuk menghindar dari lompatan arus listrik.

Dalam hitungan detik, percikan arus listrik menyambar tubuh Nidom. Sengatan tegangan tinggi langsung melumpuhkan kontrol motoriknya.

“Korban lalu terjatuh serta membentur sudut dinding, sehingga korban mengalami luka di bagian dahi dan kepala belakang,” jelasnya.

Dari peristiwa itu, Nidom mengalami luka bakar di bagian wajah dan kaki, serta luka sobek di dahi dan bagian belakang kepala. Kombinasi trauma sengatan listrik dan benturan keras menjadikan kondisi korban dalam keadaan yang memerlukan penanganan segera.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat. Korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pabuaran untuk mendapat pertolongan pertama.

Mengingat tingkat keparahan luka, Nidom kemudian dirujuk ke RSUD R. Syamsudin menggunakan ambulans milik Pemerintah Desa Cibadak. Proses rujukan berjalan cepat untuk memastikan korban mendapat penanganan medis yang lebih komprehensif.

Kepala Desa Cibadak, Sajidin, turut membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan perkembangan terbaru kondisi korban. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak keluarga Nidom.

“Alhamdulillah, tadi sudah berkomunikasi dengan keluarga, kondisi korban ada perkembangan membaik,” singkatnya.

Kapolsek AKP Awan Ridwan menyebut dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurangnya kewaspadaan saat bekerja di area yang berdekatan dengan jaringan listrik tegangan tinggi. Faktor papan basah yang bersifat konduktif memperbesar risiko terjadinya lompatan arus listrik.

Petugas mengingatkan pentingnya kesadaran keselamatan kerja di area konstruksi yang berdampingan dengan infrastruktur kelistrikan. Zona kerja semacam ini menuntut protokol keselamatan yang ketat dari seluruh pekerja di lapangan.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu memperhatikan keselamatan kerja, terutama jika lokasi bangunan berdekatan dengan aliran listrik,” tegasnya.

Penanganan di lapangan turut melibatkan unsur Forkopimcam Pabuaran, P2BK, anggota Polsek Lengkong, Pemerintah Desa Cibadak, serta tenaga medis dari Puskesmas Pabuaran. Koordinasi lintas unsur berjalan cepat pascakejadian.

Kasus ini menjadi pengingat nyata betapa seriusnya risiko kecelakaan kerja di sektor konstruksi informal, khususnya pada bangunan yang lokasinya berdekatan langsung dengan jaringan distribusi listrik tegangan tinggi tanpa pembatas yang memadai.

Unit kepolisian masih menangani laporan peristiwa ini sebagaimana prosedur kecelakaan kerja yang berlaku. (Andi)

Share This Article
Leave a comment