Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Puncak peringatan HUT ke-112 Kota Sukabumi dimeriahkan karnaval budaya. Kegiatan ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat yang turut ambil bagian.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, menyebut karnaval budaya menjadi agenda utama dalam rangkaian hari jadi Kota Sukabumi ke-112. “Karnaval ini tidak hanya menampilkan budaya lokal Sukabumi, tetapi juga menghadirkan ragam budaya dari luar daerah,” kata Ayep, Sabtu 18 April 2026.
Menurut Ayep, karnabal kni memperkaya ekspresi seni sekaligus memperkuat identitas kota. “Karnaval budaya akan terus dilestarikan dan dijadikan agenda rutin tahunan. Status Kota Sukabumi sebagai kota kreatif nasional menjadi alasan penguatan sektor seni dan budaya,” ucap Ayep.
Tradisi karnaval, lanjutnya, telah lama hidup di tengah masyarakat Sukabumi. Kegiatan tersebut sempat meredup, namun kini kembali dihidupkan untuk memenuhi kebutuhan hiburan warga.
Selain hiburan, karnaval juga menjadi momentum evaluasi pembangunan daerah. Pemerintah Kota Sukabumi menyoroti pentingnya peningkatan kinerja keuangan.
Pemkot berkomitmen meningkatkan APBD dan PAD pada tahun mendatang.
Targetnya, tidak lagi stagnan di angka Rp 1,3 triliun dan mampu tumbuh secara berkelanjutan. Optimalisasi transfer keuangan daerah juga menjadi fokus pemerintah. Langkah ini diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan kota.
Ayep menambahkan, percepatan pembangunan direncanakan dari delapan tahun menjadi dua hingga tiga tahun. Strategi ini mempertimbangkan efisiensi biaya di tengah kondisi harga saat ini. (Andi)


