Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Seorang Ketua RT di Kampung Ciherang Desa Buniwangi Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, menjalani hidup penuh keterbatasan di tengah pengabdiannya melayani warga setiap hari.
Dadan (61) dikenal sebagai sosok yang sigap membantu masyarakat. Ia kerap memperjuangkan hak-hak warga, meski kondisi pribadinya luput dari perhatian publik.
Bersama keluarganya, Dadan menempati rumah semi permanen berukuran 5×7 meter. Kondisinya memprihatinkan akibat dimakan usia selama lebih dari satu dekade.
Sebagian bangunan rumah bahkan telah ambrol. Bagian depan nyaris roboh dan hanya ditopang tiang bambu seadanya untuk mencegah keruntuhan.
Dadan tinggal bersama istrinya, Marpuah (58), lima anak, dan seorang cucu bayi. Untuk mencukupi kebutuhan, ia berjualan cilok, sementara istrinya mengelola kios jajanan anak sekolah.
“Penghasilan dari jualan cilok dan kios hanya cukup untuk makan sehari-hari,” ujar Dadan saat ditemui di kediamannya, Selasa 21 April 2026.
Rumah tersebut merupakan warisan orang tuanya sejak 30 tahun lalu. Seiring waktu, kondisi bangunan terus memburuk dan belum pernah diperbaiki secara menyeluruh.
Saat hujan turun, keluarga ini harus berpindah tempat tidur untuk menghindari atap bocor. Keterbatasan ekonomi membuat perbaikan rumah sulit dilakukan. “Kami ingin memperbaiki, tapi kondisi keuangan tidak menentu,” tutupnya. (Andi)


