Mencurigakan! 5 Pelajar Cowok dan 7 Pelajar Putri Barengan Bolos Sekolah di Bangunan Terbengkalai

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Mencurigakan. Sebanyak 12 pelajar seperti janjian bolos sekolah di gedung perkantoran milik Pemkab Sukabumi yang terbengkalai di Komplek Olah Raga Cangehgar Kecamatan Palabuhanratu, Selasa 12 Mei 2026, siang.

Keberadaan mereka diketahui ketika petugas Kecamatan Palabuhanratu melakukan patroli ketertiban rutin di area tersebut. Dari hasil pemeriksaan, para pelajar terdiri dari lima siswa laki-laki dan tujuh siswi perempuan. Para siswi diketahui berasal dari jenjang MTs, sedangkan siswa laki-laki merupakan pelajar SMP.

Kasi Trantib Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengatakan para pelajar ditemukan bersembunyi di area gedung kosong yang sudah lama tidak digunakan. Meski begitu, petugas tidak menemukan adanya indikasi tindakan pelanggaran berat maupun hal yang membahayakan.

“Secara umum kondisi mereka baik dan tidak ditemukan hal-hal yang mengarah pada pelanggaran serius,” ujar Mahbubillah.

Alih – alih memberi hukuman keras, petugas memilih menggunakan pendekatan humanis kepada para pelajar tersebut. “Mereka diberikan pembinaan dan imbauan agar kembali ke sekolah atau pulang ke rumah masing-masing,” kata Mahbubillah.

Menurut Mahbubillah, langkah pembinaan dinilai lebih efektif agar para siswa memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab selama jam sekolah. Ia juga mengingatkan agar pelajar tidak menghabiskan waktu belajar dengan berkeliaran di luar lingkungan pendidikan tanpa tujuan yang jelas.

Selain itu, pihak kecamatan juga meminta peran aktif orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama saat jam belajar berlangsung. Pengawasan dan komunikasi dalam keluarga dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kawasan gedung Pemda terbengkalai di Cangehgar sendiri kerap menjadi tempat berkumpul remaja karena lokasinya yang sepi dan jarang aktivitas. Kondisi tersebut membuat area itu rawan dimanfaatkan sebagai tempat nongkrong saat jam sekolah, seperti lorong sunyi yang diam-diam berubah jadi “markas bolos dadakan” bagi sebagian pelajar. (Andi)

Share This Article
Leave a comment