Distribusi Air Bersih di Parungkuda dan Parakansalak Terganggu Akibat Longsor di Cipanengah

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read
Lokasi jaringan pipa transmisi Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) di lokasi longsor Cipanengah. (Dok Perumda TJM)

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Tanah longsor yang terjadi di Cipanengah, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan diststribusi air bersih Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) terganggu.

Dua kecamatan yang distribusi air bersihnya terdampak langsung yakni Kecamatan Parakansalak dan Kecamatan Parungkuda. Longsor yang terjadi merusak jaringan pipa transmisi di kawasan Cipanengah.

“Longsor terjadi setelah luapan Sungai Cibuntu menggerus area sekitar jalur pipa transmisi. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Senin 1 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 Wib,” kata Kepala Cabang Perumda TJM Parakansalak, Asep Ramdani, Selasa 2 Mei 2026.

Menurut Asep, terdapat dua jalur pipa yang terdampak, yakni pipa berdiameter 8 inci yang menyuplai wilayah Parakansalak dan pipa 10 inci yang melayani pelanggan di Parungkuda serta sebagian Parakansalak.

“Pipa 10 inci mengalami kerusakan paling parah sehingga pasokan air ke wilayah Parungkuda terdampak cukup signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, jalur pipa 8 inci masih dalam kondisi aman dan tetap mengalirkan air kepada pelanggan. Namun, aliran sempat dihentikan sementara saat proses pemasangan penyangga guna mengantisipasi longsor susulan akibat meningkatnya debit sungai.

Saat ini Perumda TJM tengah melakukan penanganan darurat dengan memperkuat jalur pipa yang terdampak. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan relokasi pipa sejauh sekitar 25 meter dari lokasi semula serta pembangunan jembatan pipa sementara agar distribusi air dapat segera kembali normal.

Wilayah yang terdampak gangguan distribusi meliputi Desa Bojongkokosan, Langensari, Parungkuda, dan Sundawenang di Kecamatan Parungkuda. Sementara di Kecamatan Parakansalak, gangguan dirasakan di sebagian besar wilayah layanan.

Meski terjadi gangguan, Perumda TJM belum menyalurkan bantuan air menggunakan mobil tangki karena sebagian pelanggan masih mendapatkan pasokan dari sumber lain. Perusahaan pun terus berupaya mempercepat proses perbaikan agar layanan air bersih dapat kembali normal. (*)

Share This Article
Leave a comment