Jakarta, TELUSURBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah cepat menyusul terungkapnya kasus dugaan korupsi penyaluran kredit yang menyeret platform fintech lending KoinWorks melalui PT Lunaria Annua Teknologi (PT LAT).
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan pihaknya telah memanggil para pemegang saham perusahaan untuk memastikan keberlangsungan operasional dan layanan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan.
“Sehubungan dengan proses hukum yang sedang berlangsung dan adanya penahanan terhadap pengurus KoinP2P oleh Kejaksaan Tinggi DKI serta untuk menindaklanjuti pengaduan ke OJK, OJK telah memanggil pemegang saham,” ujar Friderica yang akrab disapa Kiki, mengutip detikfinance, Sabtu 6 Juni 2026.
Menurut Kiki, pemegang saham memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga stabilitas perusahaan di tengah proses hukum yang sedang berlangsung terhadap sejumlah pengurus KoinWorks.
Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta menetapkan tiga pengurus PT LAT sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan penyaluran pembiayaan melalui skema kerja sama dengan salah satu bank BUMN.
Ketiganya adalah BAA, BH, dan JB yang diketahui pernah maupun masih menduduki posisi strategis di perusahaan. OJK menyatakan menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan.
Di saat yang sama, pengawasan terhadap KoinP2P sebagai penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) terus diperketat.
Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, menegaskan pihaknya saat ini melakukan pengawasan intensif guna memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dan kepentingan masyarakat terlindungi.
Sementara itu, KoinWorks menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Perusahaan menjelaskan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan salah satu skema pendanaan institusi (channeling) bersama bank BUMN, yang dijalankan sesuai peran masing-masing pihak dalam kerja sama penyaluran pendanaan.
KoinWorks juga menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh fakta dan peran para pihak yang terlibat akan terungkap secara transparan melalui proses hukum yang sedang berlangsung. (*)
