TELUSUR BISNIS – Beternak kambing atau domba adalah salah satu usaha peternakan yang menjanjikan, terutama di Indonesia. Permintaan terhadap daging kambing dan domba yang tinggi, baik untuk keperluan konsumsi sehari-hari maupun pada acara-acara tertentu, membuat usaha ini memiliki prospek yang baik.
Namun, agar usaha ini berhasil, diperlukan persiapan yang matang dan langkah-langkah yang tepat. Berikut beberapa langkah yang perlu dipersiapkan dan dilakukan untuk berhasil beternak kambing atau domba.
Pemilihan Lokasi
Langkah pertama adalah memilih lokasi peternakan yang tepat. Lokasi yang ideal harus cukup luas untuk menampung jumlah ternak yang direncanakan, memiliki udara segar, dan jauh dari kebisingan serta keramaian. Lokasi yang tenang akan membantu kambing atau domba merasa nyaman dan mengurangi tingkat stres mereka.

Selain itu, lokasi peternakan sebaiknya dekat dengan sumber pakan alami, seperti padang rumput atau ladang, untuk memudahkan dalam penyediaan pakan. Pilihan lokasi yang dekat dengan pusat pemasaran juga penting untuk memudahkan distribusi hasil ternak ke konsumen.
Kandang Kambing
Kandang merupakan salah satu aspek krusial dalam beternak kambing atau domba. Kandang yang nyaman akan mendukung pertumbuhan dan kesehatan ternak. Ada dua jenis kandang yang umumnya digunakan, yaitu kandang koloni dan kandang panggung.

Kandang koloni adalah kandang yang diisi oleh beberapa ekor domba atau kambing sekaligus, sementara kandang panggung memiliki lantai yang ditinggikan dan bagian bawahnya digunakan untuk menampung kotoran. Pilihlah tipe kandang yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan sekitar.
Selain itu, kandang harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas dasar seperti tempat makan dan minum, serta perlengkapan lain yang mendukung kenyamanan ternak.
Penempatan tempat makan dan minum harus diperhatikan agar tidak mudah tercemar kotoran. Kebersihan kandang harus dijaga dengan baik agar ternak terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.
Bibit Kambing
Pemilihan bibit kambing atau domba yang sehat menjadi langkah berikutnya yang sangat penting. Bibit yang sehat akan memberikan hasil ternak yang baik dan menguntungkan.
Untuk itu, pastikan bibit yang dipilih tidak terjangkit penyakit dan berasal dari indukan yang memiliki catatan kelahiran dan kesuburan yang tinggi. Bibit yang baik biasanya memiliki ciri-ciri fisik yang jelas, seperti tubuh yang proporsional, bulu yang halus, serta mata yang bersinar dan tidak sayu.
Untuk calon induk betina, pilihlah yang berumur antara 1-2 tahun, karena pada usia ini domba atau kambing betina berada pada puncak kesuburan. Selain itu, perhatikan juga kondisi fisiknya, seperti bentuk perut yang normal, ekor yang sehat, dan nafsu kawin yang tinggi.
Sementara itu, untuk pejantan, pilih yang berumur 1-2 tahun dan berasal dari indukan yang mampu melahirkan dua anak atau lebih dalam satu kali kelahiran. Pejantan yang sehat dan bertenaga akan sangat mempengaruhi kualitas keturunan.
Pakan
Pemberian pakan yang bergizi juga merupakan faktor kunci dalam beternak kambing atau domba. Pakan utama biasanya terdiri dari rumput, daun-daunan, dan pakan konsentrat.
Pemberian pakan yang cukup dan seimbang akan memastikan kambing atau domba tumbuh dengan baik dan sehat. Selain itu, pastikan air minum selalu tersedia dan bersih untuk menjaga kesehatan ternak.
Sanitasi kandang harus selalu dijaga agar ternak terhindar dari penyakit. Salah satu cara untuk menjaga sanitasi adalah dengan memandikan kambing atau domba secara rutin.
Memandikan ternak secara teratur akan membantu menghilangkan kotoran dan parasit yang bisa menimbulkan penyakit. Kesehatan ternak yang terjaga akan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil ternak.
Tak hanya itu, pemberian suplemen dan vitamin tambahan juga sangat disarankan. Suplemen dan vitamin akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh ternak terhadap berbagai penyakit. Dengan kondisi tubuh yang prima, kambing atau domba akan lebih produktif, baik dalam hal pertumbuhan maupun reproduksi.
Beternak kambing atau domba memerlukan perhatian dan perawatan yang konsisten. Namun, dengan persiapan yang matang dan penerapan langkah-langkah yang tepat, usaha peternakan ini bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.
Sebagai peternak, penting untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan teknik beternak yang baru agar usaha ternak semakin maju dan sukses. (*)


