Bencana Alam di Sukabumi Turunkan Kunjungan Wisatawan Selama Libur Akhir Tahun

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read
Sekda Ade Suryaman mengungkapkan, bencana alam di Kabupaten Sukabumi selama Desember 2024, berdampak signifikan terhadap menurunnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.

TELUSURBISNIS.COM – Sekda Ade Suryaman mengungkapkan, bencana alam di Kabupaten Sukabumi selama Desember 2024, berdampak signifikan terhadap menurunnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi mengalami dampak terbesar akibat tingginya angka bencana di akhir tahun,” ujar Sekda Ade, dikutip Kamis 2 Januari 2024. Kunjungan wisatawan dari luar daerah mulai berkurang sejak libur Natal dan cuti bersama.

Objek wisata di kawasan selatan, seperti Ciletuh Geopark Palabuhanratu, sepi pengunjung akibat longsor susulan yang menutup jalur nasional Bagbagan-Kiaradua di Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Meski jalur tersebut kini kembali normal, akses menuju destinasi utama sempat lumpuh total. Selain itu, cuaca buruk berupa hujan deras yang berlangsung sejak H-3 hingga malam pergantian tahun turut memengaruhi minat wisatawan.

Volume kendaraan menuju pantai selatan, yang biasanya padat menjelang tahun baru, kali ini tetap normal tanpa lonjakan signifikan.

Penurunan kunjungan ini berdampak pada tingkat hunian hotel. Jika tahun baru sebelumnya okupansi mencapai lebih dari 90 persen, tahun ini angka tersebut turun drastis menjadi di bawah 30 persen.

Sebaliknya, wisatawan yang memilih destinasi di wilayah utara Kabupaten Sukabumi, seperti Pondok Halimun di Kecamatan Sukabumi, menunjukkan tren berbeda.

Tempat penginapan di kawasan tersebut justru penuh, terutama oleh wisatawan dari luar daerah.

“Cuaca dan kekhawatiran akan bencana menjadi faktor utama turunnya kunjungan ke selatan. Namun, wilayah utara masih diminati wisatawan,” ujar Ade. (Andi)

Share This Article
Leave a comment