Revitalisasi UMKM Sukabumi: Strategi Jitu Tingkatkan Omzet di Era Digital!

Prima Arno Meidiandi
3 Min Read
Revitalisasi UMKM Sukabumi: Strategi Jitu Tingkatkan Omzet di Era Digital!

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi menggelar pelatihan kewirausahaan untuk pelaku UMKM di Hotel Balcony, Selasa (11/2/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi pengembangan UMKM di Sukabumi, dengan fokus pada tiga aspek utama: pengembangan SDM, digitalisasi, dan strategi pemasaran.

Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Agus Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor, termasuk fashion, craft, serta food and beverages. Salah satu tantangan besar yang sering dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan permodalan. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan solusi konkret agar pelaku UMKM dapat mengatasi kendala tersebut.

“UMKM di Sukabumi umumnya menghadapi dua masalah utama: sumber daya manusia dan permodalan. Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kapasitas SDM mereka. Untuk permodalan, digitalisasi menjadi salah satu solusi efektif. Kami bahkan menggandeng platform seperti Shopee dan Grab untuk membantu pelaku UMKM memperluas akses pasar,” ungkap Agus.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital. Dengan digitalisasi, pelaku UMKM tidak hanya bisa memperluas jaringan pemasaran, tetapi juga meningkatkan omzet penjualan secara signifikan.

“Pelatihan ini dibiayai melalui APBD dan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk mendukung pengembangan UMKM. Alhamdulillah, beberapa produk UMKM di Sukabumi sudah menjadi andalan daerah. Harapannya, produk-produk ini bisa menembus pasar regional bahkan nasional,” ujar Kusmana.

Pelatihan ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan platform digital. Dengan dukungan teknologi, pelaku UMKM di Sukabumi dapat lebih kompetitif di era digital. Misalnya, melalui platform e-commerce, produk lokal Sukabumi bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia tanpa batasan geografis.

Agus menegaskan bahwa digitalisasi bukan hanya soal pemasaran, tetapi juga tentang bagaimana pelaku UMKM dapat mengelola usaha mereka secara lebih efisien. “Kami berharap pelaku UMKM bisa memanfaatkan pelatihan ini untuk mengembangkan bisnis mereka. Dengan strategi yang tepat, mereka bisa bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” tambahnya.

Melalui program ini, Pemkot Sukabumi ingin memastikan bahwa pelaku UMKM memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi tantangan di masa depan. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi transformasi UMKM Sukabumi menuju era digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Bagaimana pelaku UMKM Sukabumi akan memanfaatkan ilmu dari pelatihan ini untuk meningkatkan bisnis mereka? Jawabannya akan terlihat dalam waktu dekat, seiring dengan semakin berkembangnya produk lokal Sukabumi di pasar yang lebih luas. (Andi)

Share This Article
Leave a comment