100 Hari Menuju Indonesia Digital, Aman Inklusif dan Memberdayakan

Prima Arno Meidiandi
3 Min Read
Kemenkomdigi mengambil langkah strategis mewujudkan ruang digital lebih aman, konektivitas yang merata, serta pemberdayaan masyarakat. (istimewa)

Jakarta, TELUSURBISNIS.COM – Dalam seratus hari pertama kepemimpinannya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid telah mengambil langkah strategis, untuk mewujudkan ruang digital yang lebih aman, konektivitas yang merata, serta pemberdayaan masyarakat melalui teknologi.

Kemkomdigi telah memblokir lebih dari satu juta konten negatif, termasuk hoaks, ujaran kebencian, dan eksploitasi anak, yang tersebar di hampir satu juta situs web dan platform media sosial.

Langkah ini menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dan menjaga keutuhan bangsa dari pengaruh buruk dunia digital.

Menjawab tantangan ruang digital bagi anak-anak, Kemkomdigi sedang merancang Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Pelindungan Anak dalam Sistem Elektronik.

Regulasi ini bertujuan melindungi hak, keamanan, dan privasi anak saat mengakses dunia digital, mencegah paparan konten tidak pantas, eksploitasi online, serta pelanggaran privasi.

Kemkomdigi juga memblokir lebih dari 880 ribu konten terkait judi online telah diblokir.
Masyarakat juga diajak berpartisipasi melalui kanal pelaporan seperti aduankonten.id dan layanan WhatsApp Stop Judi Online.

Sanksi bagi Platform Digital Lalai

Mulai 1 Februari 2025, Kemkomdigi menerapkan sanksi administratif bagi penyedia platform digital yang tidak mematuhi kewajiban memoderasi konten ilegal.

Dengan sistem SAMAN yang telah diaudit oleh BSSN, platform yang tidak patuh akan dikenai denda yang langsung masuk ke kas negara melalui sistem SIMPONI.

Kemkomdigi juga telah membangun 320 titik BTS 4G di daerah blankspot serta mengaktifkan 21.183 lokasi internet melalui satelit SATRIA-1.

Dengan langkah ini, desa-desa terpencil kini dapat menikmati layanan kesehatan jarak jauh, pendidikan daring, serta peluang ekonomi digital.

Selain itu, sebanyak 1.433 UMKM telah terdigitalisasi, dengan 309 di antaranya mulai berjualan online. Selain itu, 20 gim lokal dipromosikan, menunjukkan bahwa industri kreatif anak bangsa memiliki daya saing global.

Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik

Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mencapai skor 4,75 (kategori memuaskan), menempatkan Kemkomdigi di peringkat pertama dalam efisiensi administrasi publik. Ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan birokrasi transparan dan bebas korupsi.

Melalui Digital Talent Scholarship (DTS), lebih dari 4.000 peserta di berbagai kota telah dilatih untuk menghadapi tantangan ekonomi digital.

Inisiatif ini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda yang siap berkontribusi dalam ekonomi berbasis teknologi.

Sementara, sebanyak 1.292 peserta telah mengikuti pelatihan literasi digital untuk melawan hoaks dan judi online. Kemkomdigi juga menggelar kampanye Pilkada Damai yang menjangkau lebih dari 8 juta orang guna memastikan pemilu yang bersih dan bebas disinformasi.

Seratus hari pertama ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju Indonesia digital yang lebih aman dan inklusif. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan industri, ruang digital Indonesia dapat menjadi lingkungan yang lebih sehat, produktif, dan memberdayakan bagi semua. (*)

Share This Article
Leave a comment