20 Tahun Pengabdian, Guru SD di Karawang ini Dihadiahi Umrah oleh Bupati

Bayu Hidayah
3 Min Read

Karawang, TELUSURBISNIS.COM – Apa yang bisa lebih berharga dari ketulusan seorang guru? Pertanyaan itu terjawab lewat kisah Aning Widianingsih, guru SDN Dawuan Tengah 5 sekaligus penulis buku yang mendapat hadiah umrah langsung dari Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.

Momen mengharukan itu terjadi di Plaza Pemda Karawang, Jumat 19 September 2025, saat ratusan aparatur sipil negara mengikuti senam pagi bersama.

Aning yang awalnya hanya berdiri di antara peserta, tiba-tiba dipanggil maju oleh Bupati. Tanpa diduga, ia ditanya satu hal sederhana: “Apa hadiah yang ibu inginkan?”

Dengan suara pelan, Aning menjawab jujur, “Cita-cita saya dari dulu, Pak, ingin menginjakkan kaki ke Tanah Suci.”

Tanpa ragu, Bupati Aep menyalami Aning sambil berkata, “Bismillah, ibu umrah ya.”

Sekejap, suasana hening berubah menjadi tepuk tangan panjang. Air mata bahagia pun tak terbendung di wajah Aning. “Alhamdulillah, Ya Allah. Senang sekali, rasanya seperti mimpi,” ucapnya haru.

Perjalanan Bu Aning bukanlah kisah instan. Ia mulai mengajar sejak 2003 sebagai guru honorer dengan honor Rp25 ribu per bulan. Dua puluh tahun kemudian, pada 2023, ia baru resmi diangkat menjadi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun sempitnya rezeki tak membuatnya berhenti berkarya. Di sela mengajar, ia menulis. Hasilnya, 12 buku cerpen dan dongeng telah lahir dari tangannya.

Salah satu karyanya yang bertema ibu begitu menyentuh hingga membuat Bupati Aep terkesan dan menghadiahinya perjalanan ke Tanah Suci.

“Bayangkan, di usianya beliau masih produktif menulis. Saya saja belum tentu bisa. Jadi ini perlu diapresiasi,” ujar Bupati Aep.

Rencana keberangkatan Bu Aning dijadwalkan pada 7 Oktober 2025, bertepatan dengan hari ulang tahun Bupati Aep sekaligus peringatan 30 tahun pernikahannya. Namun sebelum itu, ia ingin berziarah ke makam orang tuanya untuk menyampaikan kabar bahagia ini.

“Alhamdulillah, saya izin mau ziarah dulu,” katanya lirih.

Bagi Bu Aning, hadiah umrah ini bukan hanya miliknya semata. Ia menegaskan, perjalanan ini adalah simbol penghargaan untuk semua guru yang mengajar dengan hati.

“Terima kasih Pak Aep, hadiah ini bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk semua tenaga pendidik yang berjuang dengan tulus,” ucapnya. ***

 

Share This Article
Leave a comment