Pelajar di Tegalbuleud Nekat Meniti Puing Jembatan Kayu Ambruk Demi Sampai ke Sekolah

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read
Anak sekolah di Desa Buniasih, Sukabumi, berjibaku menyeberangi jembatan ambruk demi sampai ke sekolahnya. (Prima Meidiandi/Telusurbisnis)

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Anak sekolah di Desa Buniasih Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, nekat meniti puing kayu jembatan ambruk untuk sampai di sekolahnya. Jembatan sepanjang 12 meter lebar 4 meter itu diterjang arus deras luapan Sungai Cipalabuan, Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 22.00 Wib.

Jembatan kayu Cipalabuan yang ambruk tersebut menjadi akses utama penghubung Kampung Cipalabuan dan Kampung Ciawi Lega. Luapan air yang besar membuat sebagian badan jembatan ambruk dan material kayu hanyut terbawa arus.

Kepala Desa Buniasih, Badrudin, mengatakan kerusakan kali ini menjadi yang ketiga sepanjang bulan April. Setiap kali hujan deras turun, debit sungai meningkat dan menghantam struktur jembatan yang sudah rapuh.

“Selama bulan ini saja sudah tiga kali jembatan ini rusak dihantam banjir. Sekarang kondisinya cukup parah dan anak-anak sekolah terpaksa menyeberang di atas puing kayu yang licin dan berbahaya,” ujar Badrudin.

Tak hanya mengganggu aktivitas pendidikan, putusnya jembatan juga melumpuhkan perekonomian warga. Selama ini, jalur tersebut menjadi akses utama kendaraan roda dua yang digunakan petani untuk mengangkut hasil panen padi ke luar kampung.

Pemerintah Desa Buniasih mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi agar segera mendapat penanganan permanen.

“Kami sudah melapor ke kecamatan dan BPBD. Karena ini jalur vital, kami bersama warga juga menyiapkan perbaikan darurat agar bisa sementara dilalui kembali,” jelasnya.

Saat ini, warga bergotong royong mengumpulkan material kayu secara swadaya untuk membangun akses sementara. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan membangun jembatan permanen agar masyarakat tak lagi waswas setiap kali banjir datang. (Andi)

Share This Article
Leave a comment