Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Ade Rustandi (57), warga Kampung Cibodas RT 002 RW 001, Desa Banyumurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah empat hari hilang saat pergi menjala ikan ke kawasan Muara Curug Sodong. Penemuan terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di sekitar Leuwi Kopeng, RT 020 RW 002, Desa Cibodas.
Kondisi Ade saat ditemukan sangat lemah. Ia diduga mengalami kelelahan berat dan tersesat di area tersebut selama berhari-hari tanpa kejelasan arah pulang.
Camat Cibitung, Hodan Firmansyah, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi media pada Kamis (9/4/2026).
“Korban atas nama Ade Rustandi dilaporkan hilang setelah berpamitan untuk pergi menjala ikan ke Muara Curug Sodong atau aliran Sungai Cisereuh di wilayah Desa Cibodas,” tutur Hodan kepada media.
Ia menjelaskan kronologi lengkap kepergian Ade yang berujung hilang selama hampir sepekan itu.
“Korban berangkat dari rumah Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum menuju lokasi, korban saat itu sempat mengajak temannya yaitu Mumuh, warga Kampung Sodong, namun ajakan ini tidak dapat dipenuhi. Selanjutnya, Ade ditunggu sampai malam namun tidak pulang juga, sehingga pihak keluarga panik dan meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian,” tutur Hodan.
Pencarian swadaya oleh masyarakat setempat berlangsung sejak Senin hingga Selasa tanpa hasil. Korban belum berhasil ditemukan meski warga terus menyisir kawasan sekitar Curug Sodong dan aliran Sungai Cisereuh.
Titik terang pertama muncul pada Selasa, 7 April 2026, ketika warga menemukan sejumlah barang milik Ade di kawasan Batu Geude — berupa botol air mineral dan makanan ringan. Temuan itu menjadi petunjuk bahwa Ade pernah beristirahat di lokasi tersebut sebelum akhirnya kehilangan arah.
“Pencarian terus dilakukan oleh warga bersama unsur terkait setelah adanya laporan tersebut,” kata Hodan.
Sehari kemudian, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Ade ditemukan di sekitar kawasan Leuwi Kopeng dalam kondisi tidak berdaya. Ia diduga belum mendapat asupan makanan dan minuman yang memadai selama masa hilangnya.
“Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan dalam keadaan hidup. Sejak laporan hilang diterima, seluruh elemen masyarakat turut melakukan pencarian,” ungkap Hodan.
Proses evakuasi tidak mudah. Lokasi penemuan berada di area yang tidak bisa dijangkau kendaraan, sehingga warga harus mengevakuasi Ade secara manual menggunakan tandu sejauh kurang lebih satu kilometer menuju akses jalan terdekat.
Setelah berhasil dijangkau, Ade langsung dibawa ke Puskesmas Cibitung untuk mendapat penanganan medis. Laporan orang hilang ini sebelumnya diterima pihak kecamatan pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dari Oneng Ruswanda dan Solehudin, Kepala Dusun Desa Banyumurni. (Andi)


