Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 mulai memadati sejumlah jalur utama, salah satunya di Jalan Raya Provinsi Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis 19 Maret 2026. Sejak pagi hari, kawasan ini sudah dipenuhi kendaraan pemudik, baik motor maupun mobil yang mau berwisata dan pulang kampung.
Berdasarkan pantauan Telusurbisnis di lapangan, kemacetan terjadi cukup parah dari dua arah, yakni menuju Kota Sukabumi dan arah Bogor. Kepadatan lalu lintas mulai terasa sekitar pukul 07.30 Wib, dengan laju kendaraan yang bergerak sangat lambat, bahkan sempat mengalami kemacetan total hingga dua jam.
Kondisi semakin padat karena banyaknya pemudik sepeda motor yang melintas hingga memanfaatkan bahu jalan. Mayoritas kendaraan roda dua terlihat berasal dari luar kota, ditandai dengan pelat nomor B, yang diduga menuju kampung halaman di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
Titik kemacetan terparah terpantau berada di sekitar Pasar Cicurug. Volume kendaraan yang meningkat signifikan menjelang Lebaran membuat jalur ini menjadi salah satu titik rawan kepadatan.
Petugas dari Polsek Cicurug tampak berjibaku mengatur arus lalu lintas dari dua arah guna mengurai kemacetan. Meski demikian, tingginya volume kendaraan membuat antrean panjang sulit dihindari.
Sejumlah pemudik terlihat membawa anggota keluarga, termasuk anak-anak, dalam perjalanan mudik mereka. Kondisi macet yang berkepanjangan pun memicu keluhan dari para pengguna jalan.
Salah satu pemudik, Yogi (35), warga Bekasi yang hendak menuju Parungkuda, mengaku stres menghadapi kemacetan yang terjadi. Ia melakukan perjalanan bersama istri dan anaknya.
“Cukup stres dengan kondisi seperti ini. Setiap tahun Cicurug selalu macet total. Waktu tempuh jadi makin lama, apalagi anak saya jadi rewel,” ujarnya. Ia juga mempertanyakan kondisi kemacetan yang masih terjadi meski akses tol telah dibuka. (Andi)


