Aula Pemda Karawang Jadi Dapur Kreativitas, Ratusan Ibu PKK Adu Resep Sehat B2SA

Bayu Hidayah
2 Min Read

Karawang, TELUSURBISNIS.COM – Suasana Aula Husni Hamid Pemda Karawang, Kamis (4/9/2025), mendadak seperti dapur raksasa. Ratusan ibu-ibu PKK dari 30 kecamatan hadir dengan semangat membawa kreasi menu sehat dalam ajang Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Gelaran tahunan yang digagas Pemkab Karawang melalui Dinas Pertanian ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Karawang, Drs. Rohman, M.Si.

“Ini bukan sekadar lomba masak. Melalui acara ini, kita ingin mengedukasi masyarakat agar lebih sadar pentingnya gizi seimbang. Resep-resep yang lahir di sini semoga bisa jadi inspirasi menu sehari-hari keluarga Karawang,” ujar Rohman.

Ratusan Peserta, Hadiah Jutaan Rupiah

Tahun ini, tercatat 300 peserta ikut berkompetisi, mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap pola makan sehat. Tak hanya gengsi, Pemkab Karawang juga menyiapkan hadiah total puluhan juta rupiah untuk para pemenang:

Juara I: Rp5 juta

Juara II: Rp3,5 juta

Juara III: Rp3 juta

Harapan I: Rp2,5 juta

Harapan II: Rp2 juta

Harapan III: Rp1,5 juta

Juara Umum: Rp5 juta

Rohman berharap penghargaan ini bisa menjadi penyemangat bagi para peserta. “Ke depan, mudah-mudahan nilai hadiahnya bisa lebih besar agar semakin banyak warga yang ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Lebih dari Sekadar Lomba

Selain kompetisi, Rohman menekankan pentingnya kolaborasi antara camat, PKK, dan perangkat desa dalam membangun budaya gizi seimbang. Menurutnya, keberhasilan program pangan sehat tidak bisa hanya berhenti di acara seremonial.

“Lomba ini harus menjadi gerakan bersama. Tidak hanya melahirkan menu lezat, tapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk mencintai pangan lokal Karawang yang sehat dan berdaya saing,” jelasnya.

Gerakan Pangan Lokal yang Berdaya

Lewat ajang Lomba Cipta Menu P2HA 2025 ini, Pemkab Karawang ingin memastikan bahwa isu pangan sehat bukan sekadar tren, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari panggung lomba hingga dapur rumah, gerakan ini diharapkan mampu melahirkan keluarga yang lebih sehat sekaligus memperkuat potensi pangan lokal. ***

Share This Article
Leave a comment