Balita Sukabumi Meninggal Dipenuhi Cacing, Bupati Asjap Angkat Bicara

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Tragedi memilukan menimpa seorang balita bernama Raya (4) asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Raya meninggal dunia pada 22 Juli 2025 dalam kondisi mengenaskan. Tubuh mungilnya dipenuhi cacing gelang, membuat publik terhenyak.

Bupati Sukabumi, Asep Japar (Asjap), menyampaikan belasungkawa sekaligus keprihatinannya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ananda Raya,” ucapnya, Rabu (20/8/2025).

Menurut Asjap, dugaan utama penyebab luputnya pengawasan terhadap Raya berasal dari faktor pola asuh. Orang tua korban disebut mengalami gangguan mental sehingga tidak mampu memberikan perhatian optimal.

“Dari informasi yang kami terima, memang ada kendala dalam pengasuhan. Orang tuanya mengalami gangguan mental hingga terlambat menyadari kondisi anak,” jelasnya.

Meski begitu, Asjap menegaskan bahwa layanan kesehatan dasar sebenarnya sudah diberikan. Raya tercatat pernah mendapat pemeriksaan di posyandu dan obat cacing dari tenaga medis.

“Bidan desa bahkan terlibat langsung, karena masih bagian dari keluarga kepala desa. Artinya, layanan kesehatan sudah menjangkau,” ujarnya.

Namun, ia mengakui masih ada celah besar dalam pengawasan keluarga rentan. Ia pun memerintahkan perangkat daerah hingga tingkat RT/RW lebih aktif turun tangan.

“Kalau ada kelalaian, apalagi menyangkut warga miskin, saya tidak akan segan bertindak,” tegas Asjap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menilai kasus ini sebagai alarm serius bagi pemerintah daerah. Menurutnya, selain pola asuh, faktor lingkungan kumuh ikut memperburuk kondisi kesehatan Raya.

“Mungkin obat tidak dikonsumsi dengan baik. Ditambah lingkungan yang kurang sehat, meski kini sudah mulai diperbaiki,” kata Agus. ***

Share This Article
Leave a comment