Bandung, TELUSURBISNIS.COM – Pemandangan paling menyayat terjadi Jumat, 12 Desember 2025. Pegawai kebun binatang Bandung atau Bandung Zoo, yang sehari-hari merawat satwa seperti keluarga sendiri, harus mengamen di Jalan Tamansari.
Bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi mengumpulkan dana membeli pakan, mulai dari daging, rumput, hingga pisang. Saat ini sebanyak 711 satwa di Bandung zoo mengalami krisis pakan.
Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i, mengatakan cadangan dana mereka kini berada di titik kritis. “Mulai 12 Desember, karyawan harus lebih kreatif demi mempertahankan hidup seluruh satwa,” ujar Sulhan.
Situasi darurat membuat manajemen terpaksa mengambil langkah-langkah yang sebelumnya tak pernah dibayangkan. Ikan dari kolam internal dipanen untuk memberi makan burung pemakan ikan dan berang-berang.
Daging sapi untuk karnivora diganti dengan domba atau kambing yang jumlahnya juga makin sedikit. “Dalam sebulan terakhir mereka sudah memotong tujuh ekor domba. Setiap karnivora kini hanya mendapat jatah 5 kg ayam dan 1 kg domba per hari,” pungkas Sulhan.
Sedang rumput lapang, lanjut Sulhan, disisir habis untuk herbivora yang gelisah menunggu makan, sementara kebun pisang internal menjadi penyelamat terakhir bagi primata.
Meski serba terbatas, dedikasi para karyawan tak luntur. Mereka tetap datang setiap pagi, memberi makan seadanya, menjaga kebersihan kandang, dan memastikan semua satwa tetap merasa diperhatikan.
Kini, Bandung Zoo membuka tangan kepada publik. Mereka berharap ada lebih banyak bantuan datang agar hewan-hewan di dalamnya tidak menjadi korban dari krisis berkepanjangan ini. (*)


