Bupati Sukabumi Kunjungi Desa Purwasari, Apresiasi Inovasi Penurunan Stunting

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, melakukan kunjungan kerja ke Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, dalam rangka verifikasi lapangan Lomba Desa Berkinerja Baik Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Jawa Barat 2025. Acara berlangsung di Bedogol Farm, Desa Purwasari, pada Kamis (28/8/2025), dan dihadiri berbagai tamu undangan serta tim penilai dari provinsi.

Desa Purwasari menjadi perhatian karena berhasil mewakili Jawa Barat di ajang lomba tingkat nasional. Selain konsisten menurunkan angka stunting, desa ini juga dinilai sukses mengembangkan program ketahanan pangan, memberdayakan posyandu, hingga menjalankan gerakan pencegahan narkoba di tingkat desa.

“Inovasi yang ditunjukkan Desa Purwasari sangat luar biasa. Desa ini membanggakan Jawa Barat dan layak mendapat dukungan penuh agar bisa terus maju,” kata perwakilan Tim Stunting Jawa Barat, sembari menyampaikan arahan dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengapresiasi upaya seluruh pihak yang berkolaborasi menekan prevalensi stunting di Sukabumi. Ia menyebut, keberhasilan ini juga berkat peran aktif posyandu yang konsisten melakukan edukasi gizi.

“Alhamdulillah, kerja keras bersama membawa hasil. Angka stunting terus menurun, dan ini harus kita jaga. Semoga Desa Purwasari bisa melaju hingga lima besar nasional,” ujarnya.

Bupati juga menyinggung kasus meninggalnya seorang anak bernama Raya yang sempat dikaitkan dengan cacingan. Menurut klarifikasi Kemenkes, penyebab utamanya adalah TBC yang diderita orang tua, ditambah kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan. “Ini menjadi pengingat pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat bagi semua keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purwasari, Agus Setiagunawan, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan tim provinsi. Ia menjelaskan bahwa desa telah mendirikan Stunting Education Center sebagai wahana edukasi interaktif bagi anak-anak dan ibu-ibu, agar lebih memahami pentingnya pencegahan stunting.

“Saat ini Desa Purwasari menempati posisi ke-15 nasional dan sedang berjuang menuju lima besar. Mohon doa dan dukungan semua pihak agar cita-cita ini bisa tercapai,” ungkap Agus. ***

Share This Article
Leave a comment