Diduga Akibat Sakit Lambung, Perempuan Asal Sukabumi Meninggal di Dalam Mobil Travel

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Perjalanan pulang Risnawati (40) dari Bekasi menuju Sukabumi berakhir tragis. Perempuan asal Sukabumi itu ditemukan meninggal dunia di dalam mobil travel jenis Toyota Avanza putih saat melintas di wilayah Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (8/11/2025).

Kasus ini sempat menghebohkan warga setempat. Namun hasil pemeriksaan polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam kematian Risnawati.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian melalui Kasatreskrim IPTU Hartono mengatakan, pihaknya telah melakukan visum luar terhadap jenazah korban dan memeriksa enam orang saksi, termasuk sopir travel, penumpang lain, keluarga, dan rekan kerja korban.

“Hasil visum menunjukkan adanya luka melepuh di pipi kanan, mata kanan, dan leher korban. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul maupun tajam,” ujar Hartono, Minggu (9/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan saksi, diketahui bahwa Risnawati telah lama mengidap penyakit lambung. Ia sempat dirawat di sebuah klinik di Bekasi pada Selasa (4/11/2025) karena keluhannya tersebut dan sempat diinfus. Setelah itu, Risnawati memilih beristirahat di tempat kontrakannya dan tak lagi masuk kerja.

“Korban sempat menghubungi ibunya, Tini Kartini, pada Rabu (5/11/2025), menyampaikan ingin pulang ke Sukabumi karena merasa tidak enak badan,” tambah Hartono.

Beberapa hari kemudian, tepatnya Jumat (8/11/2025), korban meminta bantuan rekan kerjanya mencarikan mobil travel agar bisa pulang ke kampung halaman. Namun di tengah perjalanan, nyawanya tidak tertolong.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Risnawati diduga meninggal akibat sumbatan pada saluran pernapasan (susp cedera jalan napas) yang berkaitan dengan penyakit yang dideritanya.

Pihak keluarga, yang diwakili oleh ibunda korban, Tini Kartini, menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima sepenuhnya musibah tersebut.

“Keluarga menyatakan ikhlas atas kepergian almarhumah karena sakit,” pungkas IPTU Hartono.

 

Share This Article
Leave a comment