Diduga Korsleting Listrik Rumah Panggung di Sukabumi Dilalap Si Jago Merah

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Sebuah rumah panggung 6 x 11 meter milik seorang janda bernama Saebah (55), di Kampung Pasircangkore RT 09 RW 03, Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, habis terbakar rata dengan tanah, Selasa 24 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 Wib.

Kebakaran berawal dari kobaran api yang diduga oleh adanya hubungan arus pendek (korsleting) listrik ini menyebabkan menghanguskan 100 persen seluruh bangunan beserta semua harta benda di dalamnya tanpa tersisa satu apapun.

Kepala Desa Cimanggu, Anton Muharom, menerangkan bahwa kobaran api muncul saat itu pertama kali terlihat oleh warga di bagian atap rumah. Material rumah yang didominasi kayu dan bambu membuat api dengan cepat merambat ke seluruh ruangan.

“Rumah panggung tersebut milik Ibu Saebah, seorang janda yang tinggal bersama cucunya. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik,” katanya kepada media.

Dalam musibah kebakaran tersebut Beruntung, karena waktu kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di rumah anaknya hingga tidak terjadi adanya korban jiwa.

Walaupun demikian, kerugian materiil yang dialami oleh pemilik rumah, yang ditaksir mencapai sekitar Rp 70 juta. Dalam musibah kebakaran ini sejumlah harta benda ikut terbakar antara lain, uang tunai Rp 5.800.000, emas senilai Rp 3.000.000, satu unit telepon genggam, lima lemari, padi sebanyak 8 kuintal, tiga kasur, tiga dandang beras, televisi 32 inci, serta pakaian dengan nilai perkiraan Rp 5 juta.

Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama petugas dari berbagai unsur, termasuk pihak kecamatan, Polsek Jampangkulon, Damkar Jampangkulon, Danpos Ramil Cimanggu, Pemerintah Desa Cimanggu, P2BK, serta Tagana.

“Api sudah berhasil dipadamkan. Saat ini korban mengungsi sementara di rumah anaknya yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” ujar Anton.

Adapun bantuan yang dibutuhkan saat ini antara lain bahan bangunan rumah (BBR) dan sembako untuk korban terdampak.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman. (Andi)

Share This Article
Leave a comment