Dorong Zero to TPA Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah di Peringatan HPSN 2026

Bayu Aria
1 Min Read
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan masalah sampah harus diselesaikan secara bersama-sama. (Ist)

Cimahi, TELUSURBISNIS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi lewat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, di Kampung Adat Cireundeu, Sabtu 21 Februari 2026.

Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional kali ini, menjadi momentum refleksi atas tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah yang terjadi pada 2005.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan masalah sampah harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Pengelolaan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama, karena berkaitan dengan keselamatan dan keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Dikatakan Wali Kota, Pemkot mendorong konsep zero to TPA, yakni pengolahan dan pemilahan sampah dari sumbernya di tingkat rumah tangga.

Direktur Pengurangan Sampah KLH, Agus Rusly, menyebut 50 persen sampah rumah tangga bersifat organik dan bisa diolah menjadi kompos atau biogas. “Jika ditangani di sumber, beban sampah kota akan berkurang signifikan,” kata Agus.

Dalam HPSN 2026, DLH Cimahi juga meresmikan TPST Utama, meluncurkan program edukasi dan buku pedoman pengelolaan sampah berbasis wilayah, serta menata kawasan bekas tumpukan sampah Cireundeu menjadi ruang hijau sebagai simbol transformasi lingkungan. (*)

Share This Article
Leave a comment