DPC KAI Karawang Gelar Konfercablub, Presidium DPC KAI 2024-2029 Dilantik

Bayu Aria
2 Min Read
Pelantikan pengurus presidium DPC KAI Karawang. (Andyka/Telusur Bisnis)

Karawang, TELUSUR BISNIS – DPC Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kabupaten Karawang menggelar Konferensi Cabang Luar Biasa (Konfercablub) 2024 sekaligus pelantikan Presidium DPC KAI periode 2024-2029 di Hotel Brits Karawang.

Beberapa advokat yang dilantik sebagai presidium meliputi Nana K. Kustara, Feri Painal, Banuara Nadeak, Jonris Hotman Tua, dan Komaruddin.

Ketua Presidium DPP KAI, Heru S. Notonegoro, menekankan bahwa pola kepemimpinan KAI kini berbasis presidium, sesuai dengan prinsip gotong royong. Hal ini bertujuan untuk menghindari konflik dalam pemilihan ketua, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Ia menambahkan, pada Kongres Nasional KAI di bulan Juli yang diikuti 1.200 advokat, proses pemilihannya berlangsung damai tanpa keributan, menunjukkan komitmen organisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Heru juga menyampaikan pentingnya peran Presidium Karawang dalam berkontribusi bagi masyarakat. Dengan 30 kecamatan dan 309 desa/kelurahan di Kabupaten Karawang, banyak potensi kerja sama yang bisa dijalin.

Termasuk mengadakan dialog hukum dengan masyarakat dan berkolaborasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. “Jika minimal 10 persen dari peserta tersebut berminat dan membutuhkan bantuan hukum, ini bisa sebagai sosialisasi KAI. Intinya adalah memberikan nilai tabah kepada masyarakat,” terangnya.

Program penyuluhan hukum di setiap kecamatan juga menjadi salah satu prioritas KAI, yang dapat membantu masyarakat lebih sadar hukum dan mendapatkan bantuan hukum yang dibutuhkan.

Selain itu, KAI Karawang diharapkan dapat berkolaborasi dengan asosiasi pengusaha di daerah tersebut. Menurut Heru, banyak pengusaha sukses yang belum sepenuhnya memahami aspek hukum, sehingga KAI berperan penting dalam memberikan edukasi dan dukungan.

Ketua Presidium DPC KAI Karawang, Nana K. Kustara, menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sambil melakukan perbaikan yang diperlukan. Fokus utamanya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari. (Andyka/Telusur Bisnis)

Share This Article
Leave a comment