Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa Mulai Diperbaiki

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM — Jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, dengan Kampung Cirampo, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, akhirnya mulai diperbaiki setelah dua tahun terakhir dikeluhkan warga karena kondisinya yang kian membahayakan.

Jembatan yang dibangun pada 2005 itu membentang sekitar 60 meter dengan lebar 1,2 meter di atas Sungai Cimandiri. Seiring waktu, konstruksinya mengalami kerusakan serius pada lantai, pondasi, hingga tiang penyangga yang kini tampak miring akibat gerusan air dan lemahnya struktur bawah.

Founder Komunitas Sehati Gerak Bersama, Andri Kurniawan atau Abah Zeans, mengatakan proses perbaikan sudah berjalan selama 10 hari. Proyek ini didanai oleh Baznas Pusat, sementara pengerjaan teknis seperti pemasangan tiang lantai dan rangka besi dilakukan secara gotong royong oleh relawan Sehati bersama warga.

“Alhamdulillah, perbaikan sudah mulai berjalan dan warga ikut turun tangan. Kami berharap prosesnya cepat selesai supaya aktivitas masyarakat kembali normal,” ujar Abah Zeans, Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga untuk bekerja, bersekolah, hingga menuju fasilitas umum. Kondisi jembatan yang rapuh, terutama di musim hujan, sangat membahayakan masyarakat yang melintas setiap hari.

“Jembatan ini ibarat nyawa bagi warga. Dengan perbaikan ini, mudah-mudahan aktivitas warga tidak lagi terganggu dan keselamatan mereka lebih terjamin,” tambahnya.

Warga dari kedua kampung mulai merasa lega setelah perbaikan berjalan. Pemerintah desa juga mengapresiasi dukungan Baznas Pusat serta partisipasi aktif masyarakat dalam mempercepat perbaikan akses penghubung tersebut.***

Share This Article
Leave a comment