Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H.M. Loka Tresnajaya, melaksanakan kegiatan reses pertama tahun sidang 2026 bersama konstituennya di daerah pemilihan (Dapil) II. Kegiatan acara ini berlangsung di Café Garasi, Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).
Reses ini menjadi ajang silaturahmi dan sekaligus sebagai wadah guna untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Bermacam masukan disampaikan oleh para warga, mulai dari soal persoalan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, sampai dengan pengembangan potensi usaha lokal.
H.M. Loka Tresnajaya, menuturkan bahwa tujuan besar dari kegiatan reses tersebut ialah untuk mendorong peningkatan ekonomi rakyat, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, serta menengah (UMKM), ujarnya kepada media.
“Tujuan besarnya tentu peningkatan ekonomi rakyat. Ketika kita turun langsung ke bawah, aplikasinya nyata dalam bentuk penguatan UMKM,” kata Loka Tresnajaya.
Menurut H.Loka, UMKM adalah menjadi sektor yang sangat strategis yang mana harus terus didorong karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Ia menilai, potensi UMKM di wilayah Dapil II sangat besar, terutama di bidang pertanian dan perikanan.
“UMKM yang berkembang di masyarakat ini beragam, mulai dari pertanian hingga perikanan. Ini yang harus kita dorong bersama agar masyarakat bisa lebih mandiri dan sejahtera,” jelasnya.
Selain itu, Loka Tresnajaya menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses tersebut akan dicatat dan diperjuangkan melalui jalur kelembagaan DPRD Kabupaten Sukabumi, baik melalui pembahasan anggaran maupun program kerja pemerintah daerah.
Loka berharap, hasil dari reses ini dapat menjadi suatu bahan penting di dalam perumusan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat, khususnya dalam upaya pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat pascapandemi dan tantangan ekonomi global.
Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta warga setempat yang antusias menyampaikan aspirasi dan harapan mereka kepada wakil rakyat di parlemen daerah.
