Kasus Balita Sukabumi Meninggal karena Cacing, Kadinkes: “Tamparan Keras bagi Kami”

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Kasus meninggalnya Raya (4), balita asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, akibat infeksi cacing, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menyebut peristiwa ini sebagai “peringatan keras” bagi jajarannya.

Agus menegaskan, kasus ini termasuk yang pertama terjadi dengan gejala tidak biasa dan langsung mendapat atensi luas. Pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan kesehatan di wilayahnya.

“Ini tamparan keras buat kami. Baru pertama kali ada kasus seperti ini yang langsung viral. Awalnya kami baru dapat laporan pada Minggu (17/8), padahal meninggalnya sudah terjadi sejak 22 Juli,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/8/2025).

Dari hasil penelusuran, Raya sempat dibawa ke puskesmas pada 13 Juli karena demam tiga hari disertai sesak napas. Dokter puskesmas saat itu menyarankan agar Raya segera dirujuk ke rumah sakit.

“Raya langsung dibawa ke RS Bunut (Syamsudin SH), bukan ke Sekarwangi. Itu tidak masalah, yang penting sudah mendapat pertolongan. Dokter melihat gejalanya hanya demam dan sesak, belum mengarah ke infeksi cacing. Secara medis, pernyataan itu bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Agus.

Menurutnya, dugaan cacingan baru terungkap setelah kasus ini mencuat dan viral di publik. Agus mengakui, meski layanan kesehatan sudah berupaya, ada kebutuhan untuk meningkatkan deteksi dini dan pemantauan khusus bagi anak-anak dari keluarga rentan. ***

Share This Article
Leave a comment