Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, H. Loka Tresnajaya, melaksanakan reses terakhir pada masa sidang tahun 2026 di Kampung Manggis Hilir RW.03 Desa Benda Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. Minggu 8 Februari 2026.
Reses ketiga ini rangkuman dari reses pertama dan kedua, penekanan pada pematangan program prioritas, yaitu di dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM serta pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Loka menyampaikan, didalam jumpa persnya menjelaskan bahwa pembangunan di wilayah Benda tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik, seperti jalan, jembatan, sekolah, serta madrasah, namun yang paling utama adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada masyarakat Itu sendiri.
“Selain pembangunan fisik, yang paling utama adalah pembangunan manusianya itu sendiri, sebab desa Benda ini termasuk wilayah dengan jumlah penduduk yang sangat padat,” tuturnya.
Lebih lanjut dirinya menyoroti tingginya usia produktif di wilayah tersebut yang mana belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang ada saat ini. Keadaan itu, menurutnya, menjadi alasan kuat untuk mendorong agar lebih maju di dalam pengembangan UMKM sebagai solusi peningkatan ekonomi bagi warga.
Pada reses kali ini, pembahasan lebih diarahkan pada penguatan lanjutan UMKM. Loka menyampaikan jumlah kelompok usaha di desa Benda saat sekarang sebenarnya sudah memiliki produk, bahkan telah berjalan melalui home industri, tetapi mereka masih sangat membutuhkan dukungan alat, permodalan, dan juga peningkatan di dalam kapasitas pemasaran.
“Mereka sudah punya produk, tapi butuh alat pendukung, butuh modal, dan juga butuh pengetahuan pemasaran supaya mampu bersaing di pasar,” jelasnya.
Sebagai suatu bentuk dukungan konkret, Haji Loka menyiapkan ruang etalase atau area display produk UMKM. Rencananya, lokasi ini
akan dipusatkan di kawasan Benda Kulon sebagai titik kumpul para pelaku usaha.
“Kita siapkan wilayah ekonomi khusus, di sana nanti para semua penggiat UMKM bisa berkumpul, menampilkan, serta memasarkan produk mereka sendiri,” ucapnya. Area ini ditarget dapat mampu untuk kiranya mengakomodir bermacam jenis usaha, mulai dari kuliner, peternakan, sampai perikanan.
Dibagian sektor kuliner sendiri, beberapa produk yang sedang disiapkan antara lain olahan hasil bumi dan produksi roti khas Desa Benda yang direncanakan akan segera diluncurkan. “Insya Allah kita ingin segera launching roti produksi Desa Benda, bahan dasarnya dari hasil bumi lokal,” tambahnya.
Walaupun dukungan modal sudah disiapkan melalui anggaran, Loka secara tegas Menyampaikan bahwa fokus saat ini masih pada peningkatan kualitas SDM pelaku usaha. Ia menilai kesiapan pengetahuan menjadi kunci sebelum bantuan diberikan.
Loka juga menekankan sangat pentingnya dalam kemampuan pemasaran, khususnya digital marketing. Pada tahun 2025 yang lalu, pihaknya telah menggelar pelatihan manajemen pemasaran online yang mana diikuti sekitar 200 orang peserta.
“Sekarang zamannya media sosial. Jadi pelatihan digital marketing itu jadi prioritas, supaya produk mereka tidak hanya bisa dibuat, tapi juga bisa dijual,” tegasnya. (Andi)
