Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dilla Nurdian , menggelar reses pertama tahun 2025 dengan mendengarkan langsung keluhan masyarakat terkait pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur. Acara ini digelar di tiga titik, yakni Kecamatan Warungkiara, Bantargadung, dan Kecamatan Palabuhanratu, pada Rabu (5/2/2025).
Reses ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka. “Paling banyak yang diutarakan oleh masyarakat adalah masalah pendidikan dan kesehatan. Banyak warga mengeluhkan layanan BPJS serta kurangnya fasilitas PAUD dan TK,” ujar Dilla Nurdian . Selain itu, kondisi infrastruktur juga menjadi sorotan utama, terutama di daerah pelosok seperti Desa Tarisi dan Desa Buanajaya di Kecamatan Warungkiara, serta beberapa wilayah di Kecamatan Palabuhanratu.
Menurut Dilla, keluhan tentang infrastruktur mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat. “Masih banyak jalan yang rusak parah dan sulit diakses, terutama di daerah terpencil. Ini harus segera diperbaiki agar mobilitas warga lebih lancar,” katanya. Ia menegaskan bahwa reses ini bertujuan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah agar setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara nyata.
Tidak hanya soal pendidikan dan kesehatan , warga juga meminta perbaikan akses jalan serta peningkatan fasilitas umum lainnya. “Saya berharap aspirasi ini bisa menjadi prioritas dalam program pembangunan ke depan,” tambahnya. Dilla berencana melanjutkan reses di tiga titik tambahan, yakni Desa Cikadu, Limusnunggal, dan Bantargadung, untuk mendengar lebih banyak keluhan masyarakat.
Dengan adanya reses ini, Dilla Nurdian berkomitmen untuk memperjuangkan kebutuhan riil masyarakat. “Saya ingin lebih banyak mendengar keluhan-keluhan dari masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan , karena ini adalah fondasi penting untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Reses Dilla Nurdian tidak hanya sekadar formalitas, tetapi langkah nyata untuk menyerap aspirasi warga. Apakah keluhan ini akan segera direalisasikan? Jawabannya bergantung pada tindak lanjut dari pemerintah daerah. Namun, satu hal yang pasti, Dilla Nurdian telah membuka pintu dialog untuk perubahan yang lebih baik di Kabupaten Sukabumi. (Andi)
