Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Kampung Cikeresek Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi geger. Warga menemukan mayat tanpa kepala di aliran sungai kecil yang mengalir ke Curug Darismin.
Saat ditemukan pertama kali kondisi mayat sudah dalam keadaan rusak, mayat ini ditemukan dua orang warga setempat yang sedang ‘ngobor’ atau berburu ikan pada malam hari.
Dua warga tersebut Ikoh Nuryadi (53) dan Saepul Rohman (43), warga kampung Cikeresek RT. 020/ 005. Saat kejadian keduanya sedang ngobor yakni mencari ikan, belut, udang dan kepiting dengan menyusuri saluran air di malam hari.
Malam itu, Ikoh dan Saepul mencoba ngobor di spot baru, yaitu aliran sungai menuju curug Darismin yang medannya cukup sulit karena diapit tebing. “Baru pertama ngobor disana, karena airnya lagi kecil jadi tidak terlalu berbahaya,” ucap Ikoh, Sabtu 10 Januari 2026.
Waktu pertama turun ke aliran sungai keduanya merasa gembira karena ternyata banyak ikan juga kepiting. “Pertama kali turun memang banyak ikan hitam dan kepiting, jadi asik berburu ikan. Tidak tahunya di depan, kurang lebih 10 meter, nampak ada bangkai. Awalnya kami kira bangkai sapi atau binatang,” lanjut Ikoh.
Akan tetapi setelah diamati, kedua sahabat ini kaget karena benda berdaging yang sudah membusuk tersebut ternyata mayat manusia. Sekitar pukul 21.00 WIB ditemukan dalam posisi telungkup.
“Itu sekitar pukul 21.00 Wib, posisinya telungkup dan sudah hancur juga membusuk. Paling kaget ternyata tidak ada kepalanya,” ungkapnya.
Hingga sampai kini, jasad mayat misterius tersebut belum dapat diidentifikasi, mengingat proses otopsi akan dilakukan hari ini, Sabtu 10 Januari 2026, di RS Bhayangkara Kota Sukabumi.
Kepala Desa Purwasedar, Defi Susandi menuturkan sampai saat ini belum ada warganya yang melaporkan kehilangan anggota keluarga hingga mayat tanpa kepala ini ditemukan.
Kapolsek Ciracap AKP Taufick Hadian menyampaikan bahwa sampai saat ini dari pihaknya masih melakukan penelusuran guna mencari kepala mayat yang tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan.
“Karena pada waktu ditemukan, mayat tersebut tidak ada kepala. Makanya saya arahkan anggota untuk berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan masyarakat setempat barangkali menemukan kepala di aliran sungai tersebut,” ujar Taufick. (Andi)
