Mengawal Demokrasi dan Empat Pilar Kebangsaan: drh. Slamet Ajak Warga Parungkuda Berperan Aktif

Prima Arno Meidiandi
3 Min Read
drh Slamet, melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Anggota MPR RI Dapil Jawa Barat IV Kota dan Kabupaten Sukabumi, drh. Slamet, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (23/2/2025).

Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam berbangsa dan bernegara.

Dalam paparannya, drh. Slamet menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi utama yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Empat pilar ini adalah warisan luhur dari para pendiri bangsa. Kita wajib menjaga dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar politisi senior PKS tersebut.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal hasil proses demokrasi, termasuk Pilkada 2024 yang baru saja usai. Menurutnya, setiap keputusan politik yang menentukan nasib rakyat adalah tanggung jawab bersama.

“Masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam demokrasi. Kita harus aktif mengawal program kepala daerah terpilih agar sesuai dengan aspirasi rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, drh. Slamet menjelaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai harapan.

Ia mencontohkan bagaimana pengawasan terhadap kebijakan publik dapat mencegah penyimpangan dan memastikan kesejahteraan masyarakat. “Jangan sampai kita hanya diam dan pasrah. Kita harus berani menyuarakan kepentingan rakyat,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat. Menurutnya, Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi panduan nyata untuk menciptakan kehidupan yang adil, damai, dan sejahtera.

“Pancasila harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan dan tindakan kita. Tanpa itu, kita akan kehilangan arah sebagai bangsa,” ucapnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Kompa. Mereka merasa lebih memahami pentingnya peran mereka dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengawal demokrasi. Salah satu peserta menyampaikan apresiasinya atas penyampaian materi yang lugas dan mudah dipahami oleh drh. Slamet.

Di akhir sesi, drh. Slamet mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berjuang demi kemajuan daerah dan bangsa. “Mari kita bersama-sama menjaga empat pilar kebangsaan dan mengawal setiap kebijakan yang menentukan masa depan kita. Hanya dengan gotong royong, kita bisa membangun Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Acara ini menjadi momentum penting bagi warga Parungkuda untuk lebih peduli terhadap nilai-nilai kebangsaan dan peran mereka dalam demokrasi. Bagaimana cara kita melanjutkan semangat ini? Pertanyaan ini layak direnungkan oleh semua pihak yang ingin melihat Indonesia maju dan sejahtera. (Andi)

Share This Article
Leave a comment