FSKSS Sukabumi 2025–2030 Resmi Dilantik Bupati Asep Japar

Prima Arno Meidiandi
5 Min Read
Hj. Rina Rosmaniar Japar resmi dilantik sebagai Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) untuk masa bakti 2025–2030

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Hj. Rina Rosmaniar Japar resmi dilantik sebagai Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) untuk masa bakti 2025–2030, bersama seluruh jajaran pengurus baru, dalam sebuah seremoni resmi yang digelar di Pendopo Kabupaten Sukabumi pada Senin, 6 April 2026.

Pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi organisasi yang selama satu dekade terakhir telah menjadi motor penggerak program kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, serta dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait sebagai saksi resmi pelantikan.

Kehadiran langsung Bupati dalam memimpin seremoni ini menegaskan posisi strategis FSKSS dalam struktur pembangunan daerah, bukan sekadar organisasi sosial biasa, melainkan mitra kerja aktif pemerintah dalam urusan kesehatan publik.

Dalam sambutannya, Bupati H. Asep Japar menegaskan peran sentral FSKSS dalam ekosistem pemerintahan daerah. Ia menyebut forum ini bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan penghubung nyata antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan Pemerintah Daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan yang berkembang di lapangan.

FSKSS ini merupakan mitra strategis pemerintah dan motor penggerak masyarakat terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat,” ucap Bupati Asep Japar.

Ia menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan baru ini harus dijadikan momentum untuk mengakselerasi program-program yang sudah berjalan sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder lintas sektor.

Bupati secara khusus menyoroti rekam jejak FSKSS yang ia nilai luar biasa. Kabupaten Sukabumi telah berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara — penghargaan tertinggi dalam program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) nasional — sebanyak tiga kali berturut-turut. Sebuah capaian yang tidak mudah direplikasi daerah lain.

FSKSS memiliki rekam jejak yang sangat luar biasa, yaitu di dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang sehat lewat terbukti mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wistara hingga sampai tiga kali berturut-turut. Ini momentum untuk meningkatkan prestasi hebat yang sebelumnya telah diraih,” tegasnya.

Pesan Bupati kepada pengurus baru jelas: capaian ini bukan garis finis, melainkan standar minimum yang harus dilampaui.

Optimalkan setiap peran. Mari wujudkan Kabupaten Sukabumi sehat yang paripurna,” ajaknya.

Sekda: Sukabumi Sering Jadi Daerah Percontohan KKS Nasional

H. Ade Suryaman, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Tim Pembina FSKSS, menambahkan konteks historis yang memperkuat urgensi pelantikan ini. Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki sejarah panjang dan konsisten dalam program Kabupaten/Kota Sehat  sebuah program nasional yang mengukur pemenuhan sembilan tatanan kehidupan sehat di suatu daerah.

Sejak 2015 Kabupaten Sukabumi terus meraih penghargaan tentang KKS. Dari penghargaan Padapa hingga Swasti Saba Wistara tiga kali berturut-turut. Sehingga, Kabupaten Sukabumi sering dijadikan percontohan. Ini harus jadi penyemangat untuk pengurus terbaru,” ungkap H. Ade Suryaman.

Pernyataan ini menjadi konteks penting: pengurus baru FSKSS 2025–2030 mewarisi reputasi yang sudah dibangun lebih dari satu dekade, dan ekspektasi publik terhadap mereka bukan ringan.

Sebagai Ketua FSKSS yang baru dilantik, Hj. Rina Rosmaniar Japar tidak datang dengan tangan kosong. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah program kerja telah dirancang untuk mendorong kemajuan organisasi sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Salah satu prioritas utama kepemimpinannya adalah memperbanyak inovasi yang bersifat konkret dan terasa langsung oleh masyarakat.

Kami akan berusaha melahirkan banyak inovasi terutama yang bermanfaat lebih nyata untuk Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Inovasi tanpa kolaborasi hanya retorika. Rina menekankan bahwa sinergitas lintas sektor dan komitmen bersama adalah prasyarat mutlak, mengingat permasalahan kesehatan masyarakat tidak bisa diselesaikan oleh satu institusi saja.

Mari kita jadikan FSKSS sebagai motor penggerak terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang bersih, nyaman, dan sehat,” pungkasnya.

Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang menjadi acuan utama FSKSS adalah program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan RI.

Daerah yang mengikuti program ini dievaluasi berdasarkan pemenuhan sembilan tatanan kehidupan, mulai dari kawasan permukiman dan sarana prasarana sehat, kehidupan sosial yang sehat, hingga kehidupan masyarakat yang mandiri dan pola hidup sehat.

Penghargaan Swasti Saba Wistara merupakan level tertinggi dalam hierarki penghargaan KKS — di atas Padapa dan Wiwerda. Meraihnya sekali saja sudah luar biasa. Meraihnya tiga kali berturut-turut menempatkan Kabupaten Sukabumi di posisi elit dalam peta kesehatan daerah secara nasional. (Andi)

Share This Article
Leave a comment