Kota Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menerima kunjungan kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (4/2/2025). Rombongan Pemkab Kolaka ingin mempelajari strategi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur berbasis kompetensi guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, memaparkan berbagai kebijakan manajemen SDM ASN di Kota Sukabumi. Sistem pengelolaan pegawai di Pemkot Sukabumi mencakup perencanaan rekrutmen ASN, promosi, mutasi jabatan, serta evaluasi kinerja berbasis kompetensi. Dengan total 4.863 pegawai yang terdiri dari 3.008 PNS, 728 PPPK, dan 1.127 tenaga harian lepas (THL), efektivitas pengelolaan SDM menjadi prioritas utama.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah kebijakan penghapusan tenaga non-ASN sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023, yang mewajibkan instansi pemerintah menyelesaikan transisi tenaga non-ASN paling lambat Desember 2024. Pemkot Sukabumi menerapkan kebijakan Zero Growth, yaitu merekrut pegawai baru dalam jumlah yang sama dengan pegawai yang pensiun. Pada 2023, Zero Growth mencapai 135 pegawai, sedangkan tahun 2024 Pemkot membuka formasi 50 CPNS dan 150 PPPK.
Selain itu, inovasi peningkatan kompetensi ASN menjadi fokus dalam diskusi. Pemkot Sukabumi mengembangkan program coaching untuk membimbing pegawai agar lebih produktif dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern. Model pengelolaan SDM berbasis teknologi yang diterapkan di Sukabumi menarik perhatian Pemkab Kolaka, yang berencana mengadopsi pendekatan serupa di daerah mereka.
Kusmana Hartadji menegaskan bahwa peningkatan SDM aparatur adalah kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih berkualitas. Ia berharap kunjungan ini memperkuat kolaborasi antar daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing. (Andi)
