Pemuda Dihajar Warga karena Mencuri Akhirnya Mengaku Bukan Anggota Ormas Grib Jaya

Prima Arno Meidiandi
3 Min Read

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Pemuda yang menjadi sasaran amukan warga karena mencuri di warung Kampung Kadupugur, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat 2 Januari 2026, akhirnya mengaku dirinya bukan anggota Ormas Grib Jaya.

Saat diringkus warga, pemuda pelaku pencurian mengenakan baju ormas Grib Jaya. Pelaku sempat menangis dan meminta ampun saat dihajar warga, sebelum diserahkan ke Polsek Cibadak.

Kapolsek Cibadak Kompol Idji Djubaedi, Sabtu 3 Januari 2026, menyampaikan pihaknya menerima penyerahan seorang yang diduga pelaku pencurian dari warga sekitar pukul 18.00 Wib. Penyerahan dilakukan di Mako Polsek Cibadak Polres Sukabumi.

Dijelas Kapolsek, terduga pelaku pria berinisial DR (30), warga Cijangkar RT 02/02, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

DR diduga melakukan pencurian dua dus kopi merek Luwak White Coffee di sebuah warung di Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan.

Sementara itu korban berinisial U melihat secara langsung terduga pelaku mengambil dua dus kopi dari dalam warung miliknya.

Kejadian tersebut terjadi disaat waktu pas sholat Jumat, korban saat itu sedang berada di dalam warung, serta U pemilik warung memergoki terduga pelaku DR lagi mengambil barang dagangannya.

Setelah mengambil kopi, pelaku keluar warung lalu DR melarikan diri menggunakan sepeda motor. “Korban kemudian berteriak maling dan mengejar pelaku. Hingga akhirnya terduga pelaku tertangkap warga,” katanya.

Sementara itu A rekan terduga pelaku berhasil meloloskan diri dan kabur menggunakan sepeda motor.

“Akibat peristiwa ini, pemilik warung mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 480 ribu,” tuturnya Idji.

Sementara itu viralnya video tentang penangkapan yang menampilkan atribut ormas, pihak kepolisian lalu memfasilitasi pembuatan video klarifikasi, yang didampingi oleh sejumlah pengurus ormas GRIB Jaya Sukabumi.

Dalam video ini, terduga pelaku mengakui bahwa dirinya bukanlah anggota GRIB Jaya serta si pelaku menyampaikan permintaan mohon maaf karena telah menggunakan atribut ormas saat melakukan pencurian.

“Pelaku mengaku membeli seragam GRIB Jaya. Perkara kasus dugaan pencurian tersebut sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Cibadak,” pungkas Kompol Idji Djubaedi.

Sekretaris GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, Endan Sukmawan, memberikan klarifikasi atas video viral tersebut. Secara tegas Ia menyampaikan bahwa terduga pelaku bukanlah anggota GRIB.

“Kami dari keluarga besar GRIB Kabupaten Sukabumi merasa sangat kecewa. Setelah diklarifikasi, pelaku itu bukan anggota GRIB,” tegas Endan.

Ia menyebut, pihaknya telah melakukan pengecekan internal, termasuk berkoordinasi dengan pengurus GRIB di wilayah Kota Sukabumi, setelah muncul informasi bahwa terduga pelaku berasal dari Cijangkar.

“Kami sudah klarifikasi ke rekan-rekan, termasuk ke Kota Sukabumi. Dari GRIB Cijangkar juga menyatakan itu bukan anggota,” katanya. (Andi)

Share This Article
Leave a comment