Polres Karawang Sapu Bersih Premanisme, 65 Pelaku Diciduk Termasuk Oknum Ormas

Ahmad Dzulfikri
2 Min Read
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian merilis puluhan preman yang terjaring operasi pekat selama 10 hari di Karawang, diantaranya ada oknum ormas. (Ahmadd Zulfikri/Telusurbisnis)

Karawang, TELUSURBISNIS.COM – Polres Karawang menempuh langkah tegas menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dengan mengamankan 65 pelaku premanisme, dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), yang digelar intensif selama 10 hari, mulai 1 hingga 10 Mei 2025.

Operasi ini menyisir titik-titik rawan aksi premanisme, terutama di kawasan industri yang menjadi jantung ekonomi Karawang. Target utamanya adalah para pelaku yang kerap meresahkan masyarakat serta mengganggu kenyamanan dan kelancaran dunia usaha.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian menegaskan, berakhirnya Operasi Pekat bukan berarti perang terhadap premanisme usai. “Penindakan akan terus berlanjut. Kami berkomitmen menjaga rasa aman masyarakat dan mendukung iklim investasi yang sehat di Karawang,” ujarnya.

Dalam operasi ini, petugas menemukan beragam modus pemerasan, mulai dari permintaan uang rokok terhadap pekerja proyek hingga aksi parkir liar yang mematok tarif tidak masuk akal antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000, jauh di atas tarif normal.

“Beberapa pelaku berasal dari organisasi masyarakat (ormas), sebagian lagi warga sipil biasa,” ungkap AKBP Fiki.

Saat ini seluruh pelaku tengah dalam proses penyelidikan. Polres Karawang juga masih mengkaji pasal-pasal yang tepat untuk menjerat para pelaku agar proses hukum berjalan optimal.

Polisi turut menanggapi video viral yang menunjukkan seseorang memaksa meminta karung di sebuah tempat usaha di Karawang. Kapolres memastikan, pihaknya tengah menyelidiki identitas pelaku dan akan menindak secara hukum. “Kami tidak akan mentolerir aksi semacam itu,” tegasnya.

Kapolres juga menyoroti maraknya praktik parkir liar yang memanfaatkan ketakutan warga. “Karena sifatnya ilegal, kami tidak ragu melakukan tindakan hukum,” ujarnya.

Polres Karawang mengajak warga agar tidak ragu melapor bila menemukan aksi premanisme di lingkungan sekitar. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Laporkan, dan kami akan bertindak,” pungkas Kapolres. (Dzul)

Share This Article
Leave a comment