Potensi Wisata Alam Baru di Sukabumi, Menyusuri Goa Leuweung Guha Pajampangan

Prima Arno Meidiandi
3 Min Read
Wisata baru Leuweung Guha menawarkan destinasi petualang alam yang menantang. (Prima Meidiandi/Telusurbisnis)

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Setelah dikenal dengan pantai, pegunungan, dan wisata budaya, kini wilayah selatan Kabupaten Sukabumi persisnya di daerah Pajampangan mulai melirik potensi baru berupa wisata petualangan alam di Goa Leuweung Guha.

Goa alami ini terletak di Kampung Leuweung Guha, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Lokasinya cukup strategis karena hanya berjarak sekitar dua kilometer dari Pantai Minajaya, dan sekitar 200 meter dari ruas Jalan Kabupaten Cibungur–Minajaya.

Walaupun belum dikenal luas, keberadaan goa ini mulai menarik perhatian para pecinta wisata. Terutama pengunjung yang menyukai eksplorasi alam dan tantangan baru.

Saat ini, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Minajaya sedang melakukan penataan bertahap agar kawasan tersebut aman dikunjungi. Pengurus Pokdarwis Minajaya, Dedi Kurnaedi, mengatakan pengembangan objek wisata itu membutuhkan dukungan pemerintah daerah.

“Untuk saat ini sedang fokus melakukan penataan. Tentunya kami sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata, untuk berkolaborasi dalam pengembangan objek wisata ini, terutama terkait fasilitas penunjang dan aspek keamanan pengunjung,” ujarnya, Sabtu 2 Mei 2026.

Lebih lanjut Dedi mengatakan bahwa Goa Leuweung Guha memiliki keunikan berupa ratusan rongga kecil yang saling terhubung di bawah tanah.

Kedalamannya bervariasi antara dua hingga empat meter, serta memiliki lubang ventilasi alami di sejumlah titik. Kawasan ini juga menjadi sumber aliran air yang bermuara ke Mata Air Ciburial di kawasan Pantai Minajaya.

Ia optimistis, jika dikelola dengan baik dan memenuhi standar keselamatan, Goa Leuweung Guha berpotensi menjadi destinasi unggulan baru di wilayah Pajampangan.

Salah seorang pengunjung yang datang ke lokasi, Dina (25) menuturkan goa ini mempunyai lorong-lorong yang tembus, sungguh amat mengasikkan, ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengapresiasi semangat masyarakat dalam menggali potensi wisata lokal.

Menurutnya, hasil peninjauan langsung ke lokasi menunjukkan adanya rongga-rongga alami yang saling terhubung dan memiliki nilai keindahan tersendiri.

Namun demikian, Ali menegaskan bahwa faktor keamanan harus menjadi prioritas utama sebelum goa tersebut dibuka untuk umum secara komersial. Pemerintah daerah menilai perlu adanya kajian teknis serta penelitian menyeluruh guna memitigasi potensi risiko bagi wisatawan.

Dengan pesona alam yang unik dan lokasi yang dekat dengan kawasan pantai, Goa Leuweung Guha digadang-gadang bisa menjadi ikon wisata petualangan baru di selatan Sukabumi. (Andi)

Share This Article
Leave a comment