Purabaya Sukabumi: Dari Batik Tulis hingga Gula Aren, Potensi IKM yang Mulai Berkembang

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Kabupaten Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Kecamatan Purabaya di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan geliatnya sebagai salah satu wilayah dengan potensi besar di sektor industri kecil dan menengah (IKM). Dengan luas wilayah mencapai sekitar 10.498 hektare, Purabaya bukan hanya dikenal sebagai sentra pertanian penghasil beras dan palawija, tetapi juga mulai menonjol lewat produk-produk kreatif masyarakatnya.

Dari total penduduk sekitar 43 ribu jiwa (data 2022), lebih dari 70 persen bekerja sebagai petani. Namun di luar sektor pertanian, sebagian masyarakat kini menggeluti bidang perdagangan, wirausaha, dan kerajinan.

“Selain penghasil beras dan palawija, kini mulai berkembang budi daya kacang lurik, serta berbagai produk olahan dan kerajinan khas,” ujar Camat Purabaya, Mulyadi, saat ditemui, Sabtu (1/11/2025).

Menurutnya, potensi ekonomi Purabaya tersebar di tujuh desa: Purabaya, Neglasari, Cicukang, Citamiang, Margaluyu, Pagelaran, dan Cimerang.
Di Desa Cimerang, misalnya, telah lama berkembang kerajinan batik tulis Purabaya dengan motif khas daerah. Sementara di Desa Neglasari dan Citamiang, masyarakat menekuni kerajinan anyaman bambu. Desa Pagelaran dikenal sebagai penghasil serat ijuk dan gula merah aren, sedangkan berbagai produk makanan ringan rumahan juga tumbuh di hampir seluruh desa.

Tak hanya di sektor industri, Purabaya juga menyimpan potensi wisata alam. Dua di antaranya adalah Curug Cirajeg di Desa Neglasari dan Goa Kembar di Desa Cimerang. Meski demikian, pengembangan pariwisata masih menghadapi tantangan, terutama terkait status lahan yang sebagian masuk kawasan Perum Perhutani.

“Untuk pengembangan wisata masih perlu proses. Kami berupaya menata potensi yang ada agar bisa memberi nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,” kata Mulyadi.

Dengan kombinasi antara potensi pertanian, kerajinan, dan pariwisata, Purabaya kian menunjukkan diri sebagai kawasan yang siap tumbuh lewat kekuatan industri kecil dan ekonomi kreatif berbasis desa. ***

Share This Article
Leave a comment