QUALCOMM dan Intel di Pusaran Ekspansi AI: Fakta, Rumor, dan Potensi Masa Depan

Telusur Bisnis
5 Min Read
Perusahaan semikonduktor seperti QUALCOMM Incorporated (NASDAQ:QCOM) dan Intel memimpin inovasi ini

TELUSURBISNIS.COM – Industri teknologi sedang mengalami transformasi besar-besaran dengan adopsi Artificial Intelligence (AI) yang merambah berbagai sektor. Perusahaan semikonduktor seperti QUALCOMM Incorporated (NASDAQ:QCOM) dan Intel memimpin inovasi ini. Baru-baru ini, CEO QUALCOMM, Cristiano Amon, memberikan pernyataan yang menepis rumor akuisisi Intel, sekaligus menyoroti arah pertumbuhan perusahaan dalam pasar AI, khususnya di bidang mobilitas pintar dan Internet of Things (IoT). Artikel ini akan membahas fakta, tren, serta peluang besar dalam ekspansi AI yang mengguncang dunia teknologi.

Pasar AI: Peluang Besar di Pusat Data

Seiring kemajuan teknologi, pusat data AI menjadi tulang punggung infrastruktur digital. Laporan McKinsey mengungkapkan bahwa permintaan global untuk kapasitas pusat data diperkirakan tumbuh hingga 22% per tahun hingga 2030. Bahkan, untuk pusat data yang mendukung beban kerja AI tingkat lanjut, tingkat pertumbuhannya bisa mencapai 33% per tahun.

Pada 2030, diproyeksikan sekitar 70% kapasitas pusat data akan didedikasikan untuk mendukung aplikasi AI, termasuk generative AI, yang saat ini menjadi salah satu teknologi AI dengan pertumbuhan tercepat. Teknologi ini diperkirakan akan menyumbang 40% dari total permintaan pusat data di masa depan.

Perusahaan seperti Crusoe Energy telah melihat peluang ini. Sebagai penyedia pusat data AI, mereka berhasil mengumpulkan hampir $685 juta dari target $818 juta untuk ekspansi infrastruktur mereka. Tren ini menyoroti minat besar investor terhadap sektor AI dan pentingnya infrastruktur yang dapat mendukung inovasi ini.

QUALCOMM dan Inovasi AI: Dari Smartphone ke Mobilitas dan IoT

QUALCOMM Incorporated telah lama dikenal sebagai raksasa teknologi nirkabel, dengan dominasi di pasar smartphone. Namun, perusahaan ini kini memperluas fokusnya ke teknologi berbasis AI yang dapat digunakan pada mobil pintar dan perangkat IoT. Dengan solusi chip yang mendukung aplikasi AI, QUALCOMM terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem teknologi global.

Pada 20 November, Cristiano Amon menegaskan bahwa QUALCOMM tidak memiliki rencana untuk akuisisi besar, termasuk rumor yang menyebut perusahaan sedang mempertimbangkan pembelian Intel. Menurut Amon, QUALCOMM fokus pada pengembangan teknologi internal untuk mendorong pertumbuhan organik dan memperluas portofolio AI-nya.

Di sisi lain, Intel tengah menghadapi tantangan dalam bersaing dengan produsen chip AI lainnya, baik dari sisi teknologi maupun finansial. Rumor mengenai kemungkinan akuisisi ini mencerminkan tekanan yang dirasakan Intel di tengah persaingan ketat di pasar semikonduktor.

Ekspansi AI di Mobil dan IoT: Pasar yang Berkembang Pesat

Inovasi AI kini melampaui sektor smartphone dan masuk ke industri mobil pintar serta IoT. Dengan chip berbasis AI yang semakin canggih, QUALCOMM mampu menghadirkan solusi komprehensif untuk berbagai kebutuhan teknologi:

  1. Mobilitas Pintar
    Teknologi AI memungkinkan kendaraan untuk menawarkan fitur-fitur seperti pengenalan suara, navigasi berbasis data real-time, dan sistem bantuan pengemudi canggih. Dengan integrasi chip AI, QUALCOMM berperan penting dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih aman dan efisien.
  2. Perangkat IoT
    Dalam dunia IoT, perangkat yang saling terhubung membutuhkan chip dengan kemampuan komputasi yang tinggi. Chip QUALCOMM memberikan efisiensi dan performa optimal untuk perangkat seperti smart home systems, perangkat wearable, dan aplikasi industri.

Peringkat QUALCOMM dalam Pasar Saham AI

Dalam daftar saham AI yang sedang tren, QUALCOMM menempati posisi ke-8. Dengan dukungan dari 74 dana lindung nilai, perusahaan ini telah menarik perhatian investor besar. Namun, beberapa analis percaya bahwa ada saham AI lain yang menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi dalam waktu yang lebih singkat.

Meski demikian, nilai tambah QUALCOMM terletak pada fokusnya yang berkelanjutan untuk inovasi teknologi dan ekspansi ke sektor-sektor baru. Hal ini membuat perusahaan tetap relevan di tengah persaingan pasar yang ketat.

Strategi untuk Investasi Saham AI

Mengapa saham AI seperti QUALCOMM dan Intel menarik bagi investor? Dana lindung nilai sering kali memberikan panduan berharga, karena penelitian menunjukkan bahwa meniru portofolio mereka dapat menghasilkan pengembalian yang signifikan.

Sebagai contoh, strategi buletin triwulanan yang meniru pilihan saham dana lindung nilai telah mencatatkan laba 275% sejak 2014, mengalahkan indeks pasar hingga 150 poin persentase. Oleh karena itu, memperhatikan saham yang populer di kalangan investor besar bisa menjadi langkah cerdas.

Kesimpulan: Potensi Besar di Pasar AI

Ekspansi AI membawa peluang luar biasa bagi perusahaan seperti QUALCOMM. Dengan fokus pada teknologi mobil pintar dan IoT, perusahaan ini memanfaatkan momentum untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan relevansi teknologinya.

Meskipun rumor akuisisi Intel tidak terbukti benar, pernyataan CEO Cristiano Amon menunjukkan bahwa QUALCOMM tetap berada di jalur yang jelas untuk mencapai pertumbuhan melalui inovasi. Di sisi lain, pertumbuhan pasar pusat data AI membuka peluang besar bagi pemain teknologi untuk memperkuat posisi mereka dalam ekosistem AI global.

Share This Article
Follow:
Kami adalah media online yang menyajikan informasi terkini, inspiratif dan inovatif. Kami berkomitmen menyampaikan informasi secara cerdas, menginspirasi dan mengedukasi. (*)
Leave a comment