Rumah Ambruk di Kampung Cimuncang Ternyata Milik Ketua Komite SDN Cigebang

Prima Arno Meidiandi
2 Min Read

Sukabumi, TELUSURBISNIS.COM – Hujan deras disertai angin kencang di Kampung Cimuncang RT 02/03, Desa Mekarsari Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi  mengakibatkan satu rumah ambruk.

Rumah milik pasangan suami istri (Pasutri) Sugiri (34) dan Rina Lepronika (31) ambruk, Minggu 21 Desember 2025, sekitar pukul 05.30 Wib. pagi. Rumah tersebut milik Ketua Komite SDN Cigebang.

Rumah ini dihuni Sugiri dan istri serta kedua anaknya, yaitu Muhamad Al Fajar (11) dan Syakira Putri (7). Beruntung dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa.

Sugiri bersama keluarganya saat ini terpaksa mengungsi untuk sementara waktu ke rumah saudaranya yang terdekat.

Kepala Dusun Cimuncang, Teguh, menuturkan sebelum peristiwa itu datang para penghuni rumah seluruhnya sudah keluar rumah karena angin kencang yang disertai hujan deras karena di khawatirkan ambruk.

“Saat sudah berada diluar, benar saja tiba tiba rumah ambruk,” ucap Teguh kepada media Senin (22/12/2025) saat di konfirmasi.

Selanjutnya Teguh memberitahu bahwa kondisi rumah panggung milik Sugiri tersebut memang sudah tidak layak huni. Selain faktor usia bangunan, cuaca hujan disertai angin kencang menjadi penyebab utama ambruknya rumah ini.

“Kondisi rumah panggung milik Sugiri memang sudah tidak layak huni. Ditambah cuaca hujan dan angin kencang, akhirnya rumah tersebut ambruk,” katanya.

Sugiri bekerja sehari-hari sebagai perajin gula merah kelapa atau tukang nyadap juga dirinya dipercayai menjabat sebagai Ketua Komite SDN Cigebang di Kampung Cijambe, Desa Mekarsari Kecamatan Ciracap.

Rumah milik Sugiri itu sudah pernah diusulkan untuk mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

“Untuk bantuan sosial seperti BPNT dan PKH saat ini masih dalam proses pengajuan, sudah kami usulkan,” tambah Teguh.

Sementara itu Kepala Desa Mekarsari, Amat, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah bersama masyarakat untuk membantu korban.

“Nanti kami akan kumpul bersama dengan pemilik rumah, Kadus, RT, serta tokoh masyarakat guna melakukan gotong royong untuk memperbaiki rumah tersebut,” ujar Amat. (Andi)

Share This Article
Leave a comment