TELUSURBISNIS.COM – Samsung tampaknya sedang menyiapkan kejutan besar untuk lini Galaxy S26 yang meluncur awal 2026. Sang bintang utamanya, Bixby versi baru yang digadang-gadang bakal jauh lebih canggih, bahkan siap bersaing dengan Gemini, Siri, hingga Alexa.
Selama ini Bixby memang kalah pamor, apalagi di ponsel Galaxy yang lebih sering mengandalkan Gemini. Namun situasi itu diprediksi bakal berubah drastis.
Menurut bocoran dari @chunvn8888, Samsung kini sedang mengetes integrasi Perplexity AI, perusahaan AI pesaing OpenAI dan Google DeepMind ke dalam perangkat smartphone dan tablet.
Konsepnya, Bixby tetap jadi asisten untuk perintah sederhana seperti alarm atau catatan, sementara tugas berat seperti pencarian dan analisis data bakal ditangani Perplexity. Keduanya akan bekerja berdampingan saat Galaxy S26 rilis nanti.
Menariknya, Perplexity juga disebut menyiapkan promo langganan gratis setahun bagi pengguna Galaxy di AS. Polanya mirip strategi Apple dengan ChatGPT, sehingga pengguna Galaxy kemungkinan harus login atau berlangganan Perplexity untuk fitur AI lanjutan.
Kolaborasi ini sebenarnya sudah tercium sejak awal 2025, apalagi setelah Perplexity merilis peramban AI “Comet” di Android yang membuka peluang integrasi lebih dalam dengan aplikasi Samsung.
Langkah ini diyakini jadi strategi Samsung untuk menghidupkan kembali citra Bixby sekaligus mengurangi ketergantungan pada layanan Google.
Terlebih, Samsung sebelumnya sudah memperkenalkan Galaxy S25 Series dengan One UI 7 yang mengusung AI multimodal, mampu memahami teks, suara, gambar, sampai video serta menghadirkan interaksi yang lebih natural dan personal.
Seri S25 sendiri membawa 12 peningkatan fitur Galaxy AI dan sembilan fitur baru yang meningkatkan komunikasi, produktivitas, dan kreativitas. Kini, dengan masuknya Perplexity AI, Samsung tampaknya siap naik level dan membawa Bixby kembali ke panggung utama. (*)
